TribunJogja/

Bunga Amaryllis di Gunungkidul Mulai Bermekaran, Boleh Dilihat Tapi Jangan Dirusak

Kebun bunga Amaryllis yang sempat menghebohkan nitizen pada tahun 2015 lalu kembali mekar.

Bunga Amaryllis di Gunungkidul Mulai Bermekaran, Boleh Dilihat Tapi Jangan Dirusak
Tribun Jogja/Hamim Thohari
bunga lili 2 

"Selain itu bisa menambah penghasilan warga, bisa menjual ke wisatawan yang lewat. Atau bisa memperoleh dari hasil parkir," ulasnya.

Dikembangkan Menjadi Motif Batik

Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi mengatakan beberapa orang warga sudah membuat motif batik dan sudah mendapatkan hak paten. Batik tersebut sudah dipasarkan dengan harga Rp 125.000 per lembar.

Saat ini Batik sudah dibuat di sentra batik Desa Tancep, Kecamatan Ngawen. "Sudah ada batik motif bunga Amaryllis, ke depannya akan dipasarkan lebih luas sebagai oleh-oleh khas Kecamatan Patuk," katanya.

Salah seorang wisatawan, Wahyu, mengaku selain membeli bunga Amaryllis dirinya juga membeli selembar batik motif bunga tersebut.

"Batiknya unik dan belum banyak yang memiliki modelnya," ucapnya. (Kompas.com/Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono)

Berita ini dimuat di Kompas.com dengan judul : Kebun Bunga Amaryllis Kembali Mekar, Tolong Jangan Dirusak...

Editor: dik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help