TribunJogja/

Agenda KPK Hari Ini, Periksa Dua Pejabat Ini

"Dua saksi ini diperiksa untuk tersangka‎ ROH (Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati‎)," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Agenda KPK Hari Ini, Periksa Dua Pejabat Ini
(Kompas.com/Robertus Belarminus)
Dari kiri ke kanan foto, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Laode M Syarif, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Moermahadi Soerja Djanegara, Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar, Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di KPK, Sabtu (27/5/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - ‎Kasus suap terkait pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan oleh DPRD Prov Jawa Timur (Jatim) terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan penggunaan anggaran di Provinsi Jatim tahun 2017 terus bergulir di KPK.

Hari ini, Senin ‎(17/7/2017) penyidik mengagendakan dua orang saksi, yakni Iswahyudi, Kasie Pencegahan Penyakit Hewan Dinas Peternakan Prov Jawa Timur dan Kurnia Ruslina, Kasie Obat HewanDinas Peternakan Prov Jawa Timur.

"Dua saksi ini diperiksa untuk tersangka‎ ROH (Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati‎)," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Febri menambahkan kedepan penyidik KPK masih akan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi di kasus ini guna melengkapi berkas perkara para tersangka untuk segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Seperti diketahui, dua dari SKPD dibawah Komisi B DPRD Jatimyakni Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan terjerat kasus dugaan suap terkaitpelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan prov jatim tentang penggunaan anggaran tahun 2017.

Dalam kasus ini KPK menyita uang Rp150 Juta dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 5 Juni 2017 lalu di Jawa Timur. Uang Rp150 Juta tersebut didapat dari ruang kerja Ketua Komisi B, Moch Basuki.

Diduga, uang suap Rp150 Juta merupakan bagian dari pembayaran triwulanan kedua dengan total komitmen fee sebesar Rp600 juta di setiap kepala dinas terkait.

Ada enam orang tersangka yang telah ditetapkan,yakni, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Mochmmad Basuki; Kadis Pertanian Provinsi Jatim, Bambang Heryanto; Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati; Ajudan Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat; serta dua staf DPRD tingkat 1‎, Rahman Agung dan Santoso.

Sebagai pihak pemberi Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat dan Rohayati disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga menerima, Mochammad Basuki, Santoso dan Rahman Agung disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help