TribunJogja/

Dishub Tak Akan Keluarkan Surat Tugas Baru Bagi Jukir di Sirip Malioboro

Pihak Dishub pun menyatakan tidak akan menerbitkan surat tugas baru meskipun nantinya ada rencana penataan sirip-sirip Malioboro.

Dishub Tak Akan Keluarkan Surat Tugas Baru Bagi Jukir di Sirip Malioboro
tribunjogja/amalia nurul fathonaty
Kawasan Malioboro mulai dipadati pengunjung Minggu (25/6/2017) sore.g Minggu (25/6/2017) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 30 juru parkir (jukir) di jalan sirip Malioboro tercatat sebagai jukir resmi di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta.

Pihak Dishub pun menyatakan tidak akan menerbitkan surat tugas baru meskipun nantinya ada rencana penataan sirip-sirip Malioboro.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Haryo Yudho menjelaskan, 30 jukir yang tercatat resmi itu sebagian besar bertugas di lokasi kendaraan bermotor roda empat atau mobil.

Sementara, untuk kendaraan roda dua biasanya parkir di Taman Parkir Abu Bakar Ali.

"Kami tidak terbitkan surat tugas baru sampai besok ada penataan di sirip-sirip Malioboro,” ujar Wirawan, Jumat (14/7/2017).

Dia menjelaskan, tidak diterbitkannya surat tugas baru untuk jukir ini pun dilaksanakan sejak ada perpindahan parkir sepeda motor di sisi timur Malioboro ke Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Dia juga menyebut tidak ada penambahan jukir resmi di kawasan tersebut.

Sementara, sejak 30 Juni lalu, ada enam jukir resmi yang surat tugasnya sudah dinyatakan tidak berlaku dan belum akan diperpanjang. Enam jukir ini bertugas di kawasan Pasar Kembang.

Hal ini lantaran kawasan tersebut masih dalam proses penataan oleh PT KAI.

“Kami tidak akan memperbarui surat tugas jika setelahnya tidak boleh dimanfaatkan untuk parkir. Itu nantinya kami menunggu PT KAI,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help