TribunJogja/
Home »

Jawa

Magelang Wacanakan Pelebaran Lahan Parkir Gunung Tidar

Pelebaran tersebut, mengarah ke sisi sebelah selatan, dengan tujuan untuk memperluas area parkir bagi para pengunjung Gunung Tidar.

Magelang Wacanakan Pelebaran Lahan Parkir Gunung Tidar
tribunjogja/agungismiyanto
Kawanan kera ekor panjang di Gunung Tidar. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wacana menarik dilontarkan oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, yang hendak melakukan pelebaran kawasan terminal lama, di Jalan Ikhlas, Kota Magelang.

Pelebaran tersebut, mengarah ke sisi sebelah selatan, dengan tujuan untuk memperluas area parkir bagi para pengunjung Gunung Tidar.

Ia pun memahami, untuk mewujudkan pelebaran itu, pihaknya harus sedikit mengepras kaki Gunung Tidar, yang tentu membutuhkan anggaran tak sedikit.

Meski baru sebatas wacana, dirinya tidak menutup kemungkinan, kalau upaya tersebut benar-benar bisa terealisasi, mengingat keterbatasan lahan parkir Gunung Tidar

"Memang baru wacana. Kondisi terminal lama, yang selama ini jadi parkiran pengunjung kan sangat sempit. Saya ingin lebarkan sekitar 100 meter ke selatan. Tidak masalah walaupun harus sedikit kepras kaki Gunung Tidar, toh itu juga tanahnya Pemkot," katanya saat menghadiri halal bi halal pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, beberapa waktu lalu.

Menurut Sigit, sebagai salah satu magnet wisata di Kota Magelang, Gunung Tidar banyak dikunjungi oleh turis dari berbagai daerah, yang hendak berwisata religi, alam, maupun edukasi.

Bahkan, saat hari-hari tertentu, jumlah pengunjung seringkali membludak, hingga kewalahan dalam urusan parkir.

"Lahan parkir yang tersedia hanya di terminal lama itu. Terlalu sempit. Sementara pengunjung biasanya datang rombongan, menggunakan bus. Tentu saja, kita ingin maksimalkan lahan yang terbatas itu, supaya parkiran bisa muat lebih banyak kendaraan, sehingga otomatis pengunjung merasa nyaman," ujarnya.

Sigit tidak memungkiri, pelebaran lahan parkir tersebut, secara tidak langsung bisa membawa banyak dampak positif.

Selain berdampak pada peningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke gunung yang konon terletak tepat di tengah-tengah Pulau Jawa itu, pendapatan masyarakat sekitar pun diharapkan bisa turut terkerek. (*)

Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help