TribunJogja/

70 Persen Sekolah di Gunungkidul Kekurangan Murid

Kekurangan jumlah siswa ini terjadi pada sebanyak 70 persen dari total SD yang ada di Gunungkidul.

70 Persen Sekolah di Gunungkidul Kekurangan Murid
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
PPDB 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sekolah dasar negeri yang ada di Kabupaten Gunungkidul masih mengalami kekurangan jumlah peserta didik.

Kekurangan jumlah siswa ini terjadi pada sebanyak 70 persen dari total SD yang ada di Gunungkidul.

Sektetaris Dinas Pendidikan Pemudan dan Olaharga (Disdikpora), Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid, mengakui, jika masih banyak SD di Gunungkidul yang kekurangan siswa.

Ia mengatakan, kekurangan ini lantaran sekolah tersebut tidak dapat mencapai jumlah minimum rombongan belajar (rombel) yakni 20 siswa.

"Memang banyak terjadi kekurangan pada penerimaan peserta didik baru pada tahun 2017 ini,” kata Bahron, Jumat (14/7/2017).

Bahron mengatakan, pihaknya telah menyediakan sebanyak 14.000 kursi dari sebanyak 500 SD/MI negeri maupun swasta di Gunungkidul. Namun jumlah tersebut memang belum terisi semua.

"Kekurangan ini dikarenakan oleh kurangnya jumlah lulusan yang mendaftar," ujar Bahron.

Bahron menghitung, jumlah lulusan Taman Kanak-Kanak (TK) pada tahun ini hanya sekitar 7.500, sedangkan non TK hanya sekitar 1.500. Jika ditotal hanya mencapai 9.000.

Atas kekurangan ini, pihaknya pun kemudian memperpanjang pendaftaran PPDB SD hinggga satu pekan, namun jumlah siswa tetap tak mencapai kuota kursi yang telah disediakan.

"Sudah kami perpanjang, untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang belum mendaftar, namun memang jumlah calon peserta didiknya yang kurang," tuturnya.

Rata-rata satu sekolah hanya mendapatkan 13 murid pada setiap kelas. Sementara jumlah ideal satu kelas kurang lebih dapat diisi oleh sebanyak 20 hingga 28 siswa. (*)

Penulis: rfk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help