TribunJogja/

Kesadaran Masyarakat Akan Bahaya Kanker Serviks Masih Minim

Tingkat Rawa Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp87,1 miliar.

Kesadaran Masyarakat Akan Bahaya Kanker Serviks Masih Minim
net
kanker serviks 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional tahun 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar.

Sementara di tingkat Rawa Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp87,1 miliar.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta dr Sri Mugirahayu AAK saat menggelar acara Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Dlingo Bantul, Kamis (13/7/2017) menjelaskan kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, di mana proses pengobatan yang harus dilakukan lebih sulit dan biaya pun lebih mahal.

Lanjutnya meski lebih mudah dideteksi dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kesadaran masyarakat untuk melakukan IVA/Papsmear masih rendah.

Tercata 100 per 10.000 perempuan mengalami kanker serviks berdasarkan survei nasional.

"Sampai dengan tahun Mei 2017 deteksi dini yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan metode IVA telah berhasil menjangkau 101.097 peserta, sementara Papsmear berhasil menjangkau 93.263 peserta. Sementara capaian pemeeriksaan IVA/Papsmear bulan Juni 2017, di wilayah Kantor Cabang Yogyakarta ada sebanyak 507 peserta yang memanfaatkan layanan IVA dan 1871 peserta memanfaatkan layanan Papsmear," tambahnya.

Khusus di Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks ini BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta menargetkan 1.791 peserta menggunakan layanan IVA dan Papsmear sebanyak 185 peserta.

Untuk wilayah KC Yogyakarta, pemeriksaan IVA/Papsmear dipusatkan di 4 lokasi yakni Puskesmas Dlingo 1, Puskesmas Dingo 2, Klinik Multazam dan PT, Dong Young Tress.

Selain pemeriksaan IVA/Papsmear juga dilakukan pelayanan KIE dan penyuluhan kepada Peserta JKN KIS di masing-masing lokasi tersebut. (tribunjogja.com)

Penulis: app
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help