TribunJogja/

"Usia 40 Tahun Itu adalah Puncak Karier dan Malah di-PHK"

Puluhan karyawan Koran Sindo Biro Jatim yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak melakukan hearing dengan Komisi E DPRD Jatim

surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Suasana aksi simpatik korban PHK Koran Sindo Biro Jatim di depan DPRD Jatim, Senin (10/7/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Puluhan karyawan Koran Sindo Biro Jatim yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak melakukan hearing dengan Komisi E DPRD Jatim, Senin (10/7/2017).

Dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Setiadjit ini, tuntutan karyawan Koran Sindo Biro Jatim dinilai telah sesuai Undang-Undang. Yakni, Undang Undang Ketenagakerjaan Nomor 13/2003.

"Saya nilai tuntutan ini sudah sesuai Undang-Undang dan sudah kami sampaikan ke Bu Dirjen Ketenagakerjaan," katanya.

Menyikapi persoalan PHK sepihak ini, Setiadjit juga selalu berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebab masalah ini adalah masalah nasional dan prosesnya juga sudah dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Sampai saat ini belum ada kata sepakat. Hari ini di Jakarta juga ada pertemuan dengan Dirjen," tambahnya.

Dia juga mengatakan jika perusahaan melakukan efisiensi maka PHK merupakan keputusan sepihak, dengan demikian karyawan yang di-PHK minimal mendapatkan dua kali PMTK (Putusan Menteri Tenaga Kerja) atau sesuai Pasal 164 Ayat 3 Undang Undang 13/2003.

Setiadjit juga berharap perusahaan melakukan pengakhiran hubungan kerja bukan pemutusan hubungan kerja.

Dengan demikian akan lebih elok dan karyawan juga mendapat penghargaan.

"Adik-adik ini usianya sudah 40 tahunan maka dengan pengakhiran hubungan kerja ini mereka akan tidak mudah mencari kerja lagi," tandasnya.

Halaman
123
Editor: dik
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help