TribunJogja/

Semua Iba saat Melihat Kondisi Bayi Kurus Ini, Ia Anak Kedelapan yang Terlahir dari Keluarga Miskin

Tubuhnya sangat kurus, pipinya tirus, kakinya terlihat kecil, sampai-sampai baju dan popok yang dikenakannya tampak kedodoran.

Semua Iba saat Melihat Kondisi Bayi Kurus Ini, Ia Anak Kedelapan yang Terlahir dari Keluarga Miskin
Tribun Jogja/Rendika F
Fatimah, bayi penderita gizi buruk memberikan susu kepada anaknya di kamar perawatan khusus di Bangsal melati RSUD Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (6/7/). 

TRIBUNJOGJA.COM - Fatimah menangis keras saat seorang perawat membawanya menuju kamar pemeriksaan bayi di bangsal melati RSUD Wonosari.

Tangis bayi kurus itu terhenti saat ibunya datang dan memberikan susu kepadanya.

Kondisi bayi penderita gizi buruk itu sangatlah miris. Tubuhnya sangat kurus, pipinya tirus, kakinya terlihat kecil, sampai-sampai baju dan popok yang dikenakannya tampak kedodoran.

"Dia lapar, dari tadi belum minum susu," tutur salah seorang perawat di RSUD Wonosari.

Seluruh penghuni bangsal Melati pun terpaku pada bayi mungil itu, merasa iba dan kasihan akan kondisinya yang memprihatinkan.

Tangis bayi itu segera terhenti, setelah ibunya kembali dan memberikan ASI kepadanya.

Sudah sejak tiga hari yang lalu, Fatimah, anak kedelapan pasangan Indri Mutoharoh (38) dengan Eko Suharno, (38), warga Padukuhan Creno Rt 04/04, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari harus dirawat di rumah sakit karena menderita gizi buruk.

"Kondisi anak kami yang terus melemah sejak sebulan terakhir, kami khawatir terjadi apa-apa kepadanya dan membawanya ke rumah sakit," tutur Indri.

Fatimah memang terlahir dari keluarga yang kurang mampu.

Ayah dan ibunya hanya tamatan SD, Ayahnya hanya bekerja serabutan, sementara ibunya hanyalah ibu rumah tangga biasa.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help