TribunJogja/

Sekolah di Gunungkidul Sediakan Ruangan Khusus dan Pendamping PPDB Online

Sejumlah orangtua ataupun wali calon siswa sudah tampak mendatangi sekolah-sekolah yang dituju

Sekolah di Gunungkidul Sediakan Ruangan Khusus dan Pendamping PPDB Online
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Salah seorang calon siswa melakukan pendaftaran PPDB 2017 secara online didampingi guru pendamping di fasilitas ruangan yang disediakan oleh SMA Negeri 1 Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, Rabu (5/7/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja/ Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMA/SMK di Kabupaten Gunungkidul dilangsungkan hari ini, Rabu (5/7/2017).

Sejumlah orangtua ataupun wali calon siswa sudah tampak mendatangi sekolah-sekolah yang dituju untuk melakukan pendaftaran secara online melalui fasilitas yang disediakan oleh sekolah.

Seperti yang ada pada SMA Negeri 1 Wonosari, pihak sekolah sudah membuka loket verifikasi pendaftaran.

Sekolah juga menyediakan ruangan khusus lengkap dengan komputer, jaringan internet dan juga pendampingan bagi orangtua calon siswa untuk melakukan pendaftaran secara online.

"Loket verifikasi telah kami buka, selain itu kami juga sediakan guru pendamping untuk membantu cara melakukan pendaftaran sekolah pada laman web sesuai prosedur," ujar Kepala SMA Negeri 1 Wonosari, Muh Taufiq Sauyono, Rabu (5/7/2017).

Dikatakannya, pengambilan Token dilaksanakan dari tanggal 29 Juni sampai 6 Juli. Pendaftaran dibuka hari ini dan ditutup pada 7 Juli mendatang.

Setiap calon siswa diberikan kesempatan untuk memilih tiga sekolah.

Mekanisme pendaftaran yakni dengan mengambil PIN/Token dengan membawa SHUN.SKHUN asli, Fotocopy ijazah yang telah dilegalisir dengan menunjukkan aslinya.

Fotocopy KTP orangtua dan Kartu Keluarga sesuai data orangtua yang tercantum di ijazah dengan menunjukkan aslinya, dan melakukan pendaftaran melalui laman http://ppdb.jogjaprov.go.id/

"Silahkan segera melakukan pendaftaran, bisa dilakukan secara mandiri, atau dapat merapat ke sekolah jika mengalami kesulitan pendaftaran," ujarnya.

Taufiq menambahkan untuk SMA 1 Wonosari sendiri saat ini membuka pendaftaran untuk 224 siswa dengan 7 kelas. Pihak sekolah menyediakan kuota untuk siswa kurang mampu, dan juga siswa berkebutuhan khusus.

"Daya tampung bisa bertambah, menyesuaikan jumlah calon siswa kurang mampu maupun siswa difabel yang mendaftar," ujarnya.(*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help