TribunJogja/

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Menang Lomba Aplikasi Adroid Berbasis Intrepretasi Alquran

Kegiatan pengembangan akademik di kampus ini menyelenggarakan kompetisi LKTA yang mengintrepretasikan Ayat-Ayat Al Qur’an dan Al Hadis

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Menang Lomba Aplikasi Adroid Berbasis Intrepretasi Alquran
ist
Mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, Karen Dharmakusuma berhasil memenangkan kompetisi sebagai juara II melalui karyanya yang berjudul “Nuget (Nutrient Vegetable Detector)-Aplikasi Pendeteksi Gizi Berbasis Android Pada Sayur Berdasarkan Q.S. Al-Baqarah : 61.” 

TRIBUNJOGJA.COM - Konsep keilmuan Integratif-Interkonektif yang dikembangkan di Kampus UIN Sunan Kalijaga, yang memfokuskan pada kajian Alquran sebagai sumber dari segala sumber ilmu, saat ini banyak direspon oleh perguruan tinggi lain.

Salah satunya oleh Institute Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Belum lama ini, kegiatan pengembangan akademik di kampus ini menyelenggarakan kompetisi LKTA yang mengintrepretasikan ayat-ayat Alquran dan Al Hadis, hingga bisa menghadirkan karya Sains atau Teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan saat ini.

Dalam ajang ini, mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, Karen Dharmakusuma berhasil memenangkan kompetisi sebagai juara II melalui karyanya yang berjudul “Nuget (Nutrient Vegetable Detector)-Aplikasi Pendeteksi Gizi Berbasis Android Pada Sayur Berdasarkan Q.S. Al-Baqarah : 61.”

Karen menggandeng 2 temannya Amnia Salma dari Prodi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Afrida Arinal Muna dari Prodi Tafsir Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiaran Islam.

Juara I diraih tim dari Universita Brawijaya Malang dengan Karyanya “MP-Relaxin (Maternal Portable Relaxation Machine)-Inovasi Alat Terapi Non Farmakologi Nyeri Kehamilan dan Persalinan Berbasis Getaran, Suhu, Aromaterapi, dan Lantunan Al Qur-an Berdasar Tinjauan Q.S. Maryan : 22-23.”

Juara III diraih tim dari Institute Teknologi Sepuluh November Surabaya Melalui karyanya “Bioremidiasi Limbah Plastik Berbasis Bioteknologi Dengan Menggunakan Bakteri Ideonella Sakaiensis dan Zeolit sebagai Katalisator (Inspirasi dari Q.S. Al Baqarah : 26 dan Q.S. Ali – Imran : 191-192).

Di temui di kampus Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga, Karen menjelaskan, Gizi merupakan faktor terpenting dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Kekurangan gizi pada usia dini dapat menyebabkan gangguan jiwa dan raga bagi seseorang. FAO memperkirakan sekitar 870 juta orang dari 7,1 miliar penduduk dunia atau 11 dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk.

"Penyebab langsung kurang gizi ialah asupan makanan yang tidak seimbang dan infeksi penyakit, karena kekurangpahaman masyarakat tentang apa yang harus dikunsumsi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan jiwa dan raga dalam kehidupannya," katanya.

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help