TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

KONI Bantul Endus Pemalsuan Identitas Atlet

Laporan KONI Bantul tersebut belum mendapat tanggapan. Pihak KONI Bantul pun berniat untuk melaporkan ke Polda DIY.

KONI Bantul Endus Pemalsuan Identitas Atlet
wikipedia.org
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Amalia Nurul Fathonaty

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Indikasi adanya pemalsuan identitas atlet terendus oleh pihak KONI Bantul.

Pemalsuan identitas atlet yang telah terdaftar untuk tampil pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XIV-2017 ini telah dilaporkan ke KONI DIY oleh KONI Bantul.

Namun laporan KONI Bantul tersebut belum mendapat tanggapan. Pihak KONI Bantul pun berniat untuk melaporkan ke Polda DIY untuk mendapat kepastian hukum.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketum KONI Bantul, Subandrio.

"Cabang olahraga (cabor) anggota kami menginformasikan ada sejumlah atlet yang terindikasi memalsukan identitas agar lolos verifikasi atlet Porda," ujar Subandrio, Selasa (4/7/2017).

"Kami sudah lapor ke KONI DIY tapi dijawab prosesnya sudah selesai dan semua sudah sah," sambungnya.

Pemalsuan identitas yang dimaksud oleh Subandrio tersebut yakni, atlet-atlet yang telah lolos verifikasi KONI DIY untuk bermain di Porda DIY sebenarnya belum memenuhi syarat khusus yang ditetapkan.

Syarat tersebut yakni telah menjadi warga kabupaten/kota yang dibelanya selama satu tahun.

Meski belum resmi menjadi warga kabupaten/kota yang dibela selama satu tahun, para atlet tersbut dinyatakan lolos verifikasi untuk ikut Porda.

“Kontingen Bantul sangat siap untuk terbuka masalah data atlet ini. Kami juga siap jika akan diverifikasi melalui data NIK atlet," jelas Subandrio.

"Kalau ada atlet yang kurang dari 12 bulan jadi warga Bantul, kami akan coret. Harapannya, daerah lain juga siap dan KONI DIY mengakomodir upaya ini. Kemarin saya sudah kontak Mas Antok (Ketum KONI DIY, Hadianto Ismangoen) dan beliau mempersilakan,” ujarnya.

Terpisah, Sekum KONI DIY, Agung Nugraha mengatakan bahwa data atlet yang telah lolos proses verifikasi entry by name Porda DIY sudah final.

Bahkan jika nanti ada atlet yang bisa dibuktikan belum menjadi warga daerah yang dibelanya kurang dari satu tahun, maka itu tetap tidak bisa diubah karena data itu telah disepakati semua KONI kabupaten dan kota se-DIY. (*)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help