TribunJogja/

Polisi Tembak Mati Otak dan Eksekutor Perampokan di SPBU Daan Mogot

Polisi membekuk dan menembak mati SF, yang disebut sebagai penembak Davidson Tantono (30), di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati Otak dan Eksekutor Perampokan di SPBU Daan Mogot
(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA )
Kios Nitrogen di SPBU Pertamina Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tempat Davidson Tantono (30) dirampok dan ditembak hingga tewas pada Jumat (9/6/2017) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Polisi membekuk dan menembak mati SF, yang disebut sebagai penembak Davidson Tantono (30), di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Dia ditangkap bersama kekasihnya RCL, dan pelaku lainnya berinisial NZR, di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan SF berperan sebagai pimpinan komplotan rampok tersebut.

"Inisial SF itu sebagai otaknya, eksekutornya ya," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017).

Sementara itu, lanjut Argo, RCL berperan menyediakan tempat persembunyian bagi komplotan perampok tersebut.

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di SPBU Daan Mogot

"Perannya adalah menyewakan kamar apartemen atas nama dia. Dia yang mencarikaan kos-kosan untuk tempat berkumpul. Karena sebelum dan sesudah melakukan itu ada di tempat berkumpul itu," ucap Argo.

Adapun peran NZR, yakni sebagai pengawas dan penghambat saat komplotan itu beraksi.

Jika ada warga atau petugas yang berupaya mengejar eksekutor, NZR akan menghalang-halangi dengan kendaraannya.

Baca: Mata-mata dan Penggembos di Kasus Perampokan Daan Mogot Kecipratan Uang Rp14 Juta

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help