TribunJogja/

Hadapi Libur Lebaran, 9 Kantong Parkir Disiapkan Dishub

Sembilan titik khusus parkir milik Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan milik swasta bisa dipergunakan selama libur Lebaran mendatang.

Hadapi Libur Lebaran, 9 Kantong Parkir Disiapkan Dishub
Tribun Jogja/ Khaerur Reza
Parkir Abu Bakar Ali. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keterbatasan lahan parkir kerap menjadi persoalan saat liburan panjang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dinas perhubungan Kota Yogya menyiapkan sembilan titik khusus parkir (TKP) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan milik swasta yang bisa dipergunakan selama libur Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Hario Yudo, menjelaskan, lima tempat khusus parkir yang dimiliki pemerintah memiliki kapasitas parkir untuk 63 bus, 375 mobil dan 3.470 motor. Lima lokasi ini diantaranya adalah TKP Abu Bakar Ali (ABA) kapasitas 18 bus, 35 mobil dan 2.800 motor; Malioboro II kapasitas 200 mobil dan 400 motor; TKP Senopati dengan kapasitas 15 bus dan 50 mobil; TKP Ngabean kapasitas 30 bus, 40 mobil, dan 120 sepeda motor; TKP Sriwedari 50 mobil dan 150 motor.

“Lima lokasi parkir tersebut merupakan lokasi parkir yang dikelola pemerintah selama ini,” jelasnya, Senin (19/6/2017).

Sementara, ada empat TKP yang merupakan milik swasta namun akan dipergunakan sebagai kantong parkir untuk libur Lebaran mendatang. Yakni, TKP Malioboro III (eks kampus UPN) dengan daya tampung parkir 150 mobil dan 520 motor; Eks Bioskop Indra atau barat Pasar Bringharjo dengan kapasitas 25 mobil;  Anindya (selatan Ramai Mall) kapasitas 40 mobil; dan Bong Suwung (Barat Stasiun Tugu) dengan kapasitas 160 mobil, 20 bus, dan 450 motor.

“Untuk parkir tepi jalan umum (TJU), nantinya akan berada di sirip-sirip Malioboro seperti Jalan Perwakilan, Jalan Suryatmajan, Jalan Pajeksan, dan lainnya,” ujarnya.

Pihaknya pun akan menginformasikan titik parkir ini kepada masyarakat melalui virtual message service (VMS).

Dengan penerapan teknologi ini, kata dia, wisatawan akan dengan mudah mendapatkan parkir. Hal ini lantaran, tak ada wisatawan yang berputar-putar mencari lokasi parkir.

Wakil Wali Kota, Heroe Poerwadi menyatakan, VMS ini adalah langkah untuk mengantisipasi potensi permasalahan selama Lebaran di Malioboro.

Di antaranya, menyiapkan peta berisi informasi mengenai lokasi parkir, ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan hingga jalur alternatif.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help