TribunJogja/

757 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Ramadniya 2017 di Gunungkidul

Perkembangan masyarakat Gunungkidul yang semakin ramai menjadi alasan penambahan pos.

757 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Ramadniya 2017 di Gunungkidul
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Pelaksanaan upacara gelar operasi Ramadniya 2017 yang diikuti oleh ratusan personel kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, dan instansi lain dalam pengamanan selama lebaran 2017 mendatang, Senin (19/6/2017) di Alun-alun Pemkab Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resort (Polres) Gunungkidul menerjunkan sebanyak kurang lebih 757 personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishubkominfo dan instansi lain untuk mengamankan baik kawasan mudik maupun jalur wisata selama masa penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2017 mendatang.

"Total terdapat kurang lebih 757 petugas kami terjunkan pada operasi Ramadniya 2017 untuk mengamankan penyelenggaraan mudik lebaran 2017 agar dapat berjalan lancar dan aman," tutur Kepala Polisi Resort (Polres) Gunungkidul, AKBP Muhammad Arif Sugiarto, Senin (19/6/2017), pada gelar kesiapan pasukan pada Ops Ramadnia 2017 di Alun-alun Pemkab Gunungkidul.

Arif mengatakan, dalam mengantisipasi kemacetan di Jalur wisata dan mudik 2017 pihaknya juga telah menyiapkan beberapa tim mulai dari tim urai hingga tim ganjal ban, demi pengamanan kawasan tujuan wisata di Gunungkidul.

"Kami juga membentuk tim ganjal ban yang akan ditempatkan pada jalur utama Yogyakarta- Wonosari, dan jalur wisata pantai. Selain itu kami telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk diterapkan saat puncak kepadatan lalu lintas mudik," tutur Arif.

Arif mengatakan tahun ini pos pengamanan dan pelayanan akan ditambah.

Perkembangan masyarakat Gunungkidul yang semakin ramai menjadi alasan penambahan pos.

Selain itu bertambahnya titik-titik rawan kecelakaan juga menjadi pertimbangan .

“Total pos ada 23, sebelumnya, tahun lalu hanya 18 pos. Kami tambah (pos) karena ada perkembangan masyarakat di Gunungkidul semakin ramai, selain itu juga dalam satu tahun terakhir kami juga mengamati titik-titik terjadinya kecelakaan lalu lintas sebagai pertimbangan,” ujarnya. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help