TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Pria Tengah Baya Ini Ikhlas Jaga Perlintasan Kereta selama Lebaran

Berbekal daftar jam melintas kereta dan alat berupa dua bendera, peluit serta light stick, Sukiman bertugas memperingatkan dan menghentikan pengendara

Pria Tengah Baya Ini Ikhlas Jaga Perlintasan Kereta selama Lebaran
tribunjogja/dwi nourma handito
Suasana di perlintasan tanpa palang pintu di Tapen, Argosari, Sedayu, Bantul, Jumat (16/6/2017). Jelang lebaran perlintasan ini dijaga oleh penjaga yang ditugaskan oleh PT KAI. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menggunakan rompi oranye, Sukiman nampak siap siaga di perlintasan rel ganda di Dusun Tapen, Argosari, Sedayu, Bantul, Jumat (16/6/2017).

Meski usianya sudah tua yakni 63 tahun dirinya tetap awas mengamati lalu lalang warga yang melintas di perlintasan tersebut.

Sukiman adalah penjaga yang ditugaskan oleh PT KAI Resort Rewulu untuk menjaga perlintasan tanpa palang ini.

Berbekal daftar jam melintas kereta dan alat berupa dua bendera, peluit serta light stick, Sukiman bertugas memperingatkan dan menghentikan pengendara yang melintas jika ada kereta datang.

Saat kereta melintas, dengan sigap dia mengambil bendera dan juga meniup peluit yang selalu dibawanya untuk memberi tahu jika ada kereta yang akan lewat, jika malam light stick yang ia gunakan.

Sukiman bertugas menjaga perlintasan tersebut sejak dua hari lalu atau mulai 15 Juni 2017.

Mantan karyawan PT KAI ini mulai bekerja menjaga perlintasan tanpa palang ini sejak 2013 atau sejak track ganda digunakan.

Sukiman hanya bertugas di momen momen khusus, seperti lebaran dan natal. Dia bertugas dengan sistem shift tiap harinya.

"Ada dua orang yang tugas di sini, sistemnya shift, hari ini saya masuk jam 2 siang sampai 10 malam," ujar warga dusun Tapen ini.

Sukiman mengatakan, perlintasan di dusun Tapen yang ia jaga cukup rawan dan sering terjadi kecelakaan.

Halaman
12
Penulis: dnh
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help