TribunJogja/

Pengecer Judi Togel Dibekuk Polisi

TN dibekuk di rumahnya tanpa perlawanan dan petugas menyita barang bukti satu buah handphone, kertas rekapan, dan uang tunai Rp130 ribu.

Pengecer Judi Togel Dibekuk Polisi
tribunjogja/singgih wahyu
Petugas Polres Kulonprogo mengamankan dua pengecer judi togel dan ratusan botol minuman beralkohol dalam operasi pekat. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Dua orang pria diamankan jajaran petugas Polres Kulonprogo belum lama ini. Mereka diduga menjadi pengecer judi jenis togel dalam dua kasus berbeda.

Dua tersangka perjudian adalah KYT (29) warga Karangsewu, Galur yang menjual togel berbasis online melalui website khusus dan TN (48) warga Sogan, Wates yang menjadi penjual togel eceran biasa.

Para tersangka ini akan dijerat dengan pasal 303 KUHp tentang tindak perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

TN dibekuk di rumahnya tanpa perlawanan dan petugas menyita barang bukti satu buah handphone, kertas rekapan, dan uang tunai Rp130 ribu. Ia diketahui sudah setahun ini menjalankan perannya sebagai pengecer togel.

Polisi juga tengah mengehar seseorng bernama MK yang diduga menjadi pengepul judi togel dari TN dan kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“MK ini merupakan sub agen dari TN namun keberadaannya belum bisa kami ketahui. Kami masih berusaha mengungkapnya,” kata Wakapolres Kulonprogo, Kompol Dedi Surya Dharma, Senin (12/6/2017).

Sedangkan KYT diamankan dengan barang bukti berupa dua buah handphone, kartu ATM, bukti transfer dan uang tunai skeitar Rp390 ribu.

Ia beraksi dengan menggaet pelanggan dari judi jenis togel yang dimainkannya melalui akun khusus keanggotaan sebuah website perjudian online.

Setiap nilai taruhan tertentu yang dipasangkan pelanggannya, dia akan endapatkan keuntungan tertentu dari persentase hasil perjudian.

“Wilayah operasinya di sekitar Galur karena sudah banyak orang tahu kegiatannya. Kami lakukan lidik lalu langsung tangkap,” imbuh Wakapolres.

Adapun pada gelar operasi Pekat Progo 2017 selama Ramadan ini, jajaran Polres Kulonprogo juga berhasil mengungkap peredaran minimal beralkohol.

Ratusan botol minuman beralkoholm diamankan dari dua orang pedagang berbeda.

Yakni WT (40) warga Karangsari, Pengasih diamankan dengan barang bukti belasan botol minuman beralkohol serta WK, warga Kembang, Nanggulan dengan barang bukti 108 botol minuman keras dari berbagai merk dan kemasan.

Bahkan petugas juga menemukan ciu dan minuman oplosan juga masih dijualbelikan oleh pelaku.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 11 jo 4 Perda 11/2008 tentang larangan dan pengawasan minuman beralkohol dan memabukkan lainnya dengan ancaman delapan bulan penjara atau denda Rp50 juta. (*) 

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help