TribunJogja/

Tunggu Waktu Sahur, Perangkat Desa dan Warganya Malah Asyik Berjudi

Petugas menangkap kelima orang saat sedang asyik bermain judi jenis kartu cina atau byok.

Tunggu Waktu Sahur, Perangkat Desa dan Warganya Malah Asyik Berjudi
tribunjogja/rendika ferri k
Petugas Reskrim polres gunungkidul memeriksa pelaku perjudian yang tertangkap di kawasan Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Kamis (8/6/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Petugas kepolisian resort Gunungkidul menggerebek perjudian jenis kartu cina di sebuah warung makan di kawasan Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Jumat (8/6/2017) dini hari.

Sebanyak lima orang warga ditangkap pada penggerebekan tersebut.

Kepala Satuan Resort Kriminal Polres Gunungkidul, AKP Ruddy Prabowo mengatakan, terungkapnya praktik perjudian tersebut berasal dari laporan masyarakat yang resah atas aksi perjudian tersebut.

Kelima orang yang kini sudah diamankan meliputi HTN (40), WGY(40), dan EI (28), warga Desa Kemadang. Selain itu, NDM (60), warga Planjan dan WSD (40), warga Desa Kanigoro, Saptosari.

"Kami mendapatkan laporan di wilayah tersebut kerap digunakan untuk praktik perjudian. Ternyata betul, setelah kami telusuri,kami tangkap mereka saat sedang bermain judi," ujar Ruddy, Kamis (8/6/2017).

Petugas menangkap kelima orang saat sedang asyik bermain judi jenis kartu cina atau byok. Petugas menemukan salah seorang diantara yang ditangkap adalah perangkat desa.

"Salah seorang dari mereka ternyata perangkat desa. Ada yang beralasan menunggu waktu sahur, ada yang beralasan ikutan temannya," ujar Ruddy.

Dari aksi perjudian tersebut, polisi mengamankan barang bukti kasus ini diantaranya, 2,5 set kartu cina, uang tunai Rp 1.155.000, satu buah tikar, 6 HP, 5 dompet, 4 ikat pinggang, 2 jaket dan 1 celana panjang.

"kelima tersangka telah terbukti melakukan perjudian dan dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," ujarnya.

Lanjut Ruddi, bulan puasa ini, pihaknya memang rutin menggelar operasi pekat di wilayah Gunungkidul, demi menjaga kondusivitas dan keamanan selama bulan suci Ramadan. (*)

Penulis: rfk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help