TribunJogja/

Alat Uji KIR Rusak, Para Sopir Kerepotan

Sopir harus bolak balik tanpa hasil sedangkan izin KIR kendaraannya sudah habis masa berlaku pada Mei lalu.

Alat Uji KIR Rusak, Para Sopir Kerepotan
tribunjogja/singgih wahyu
Pemilik kendaraan menunggu petugas menguji rem kendaraannya secara manual lantaran peralatan rusak. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Alat break tester untuk uji KIR kendaraan angkutan di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kulonprogo, Senin (5/6/2017) diketahui rusak.

Puluhan sopir angkutan pun harus mengantri lama untuk uji KIR.

Alat uji rem kendaraan tersebut diketahui sudah rusak sejak sebulan terakhir.

Beberapa sopir bahkan sudah datang sedikitnya delapan kali ke tempat tersebut untuk melengkapi uji KIR namun tetap nihil hasil lantaran rusaknya peralatan tersebut.

“Sudah tiga kali saya bolak balik urus KIR ke sini tapi petugas selalu bilang alat uji remnya sedang rusak. Ya sudah, parkir kendaraan saja di halaman sambil nungu informasi petugas kelanjutannya,” kata seorang sopir angkutan, Marsudi.

Hal ini diakuinya sangat merepotkan lantaran ia harus bolak balik tanpa hasil sedangkan izin KIR kendaraannya sudah habis masa berlaku pada Mei lalu.

Bahkan, beberapa sopir lain  nekat menjalankan angkutannya tanpa mengantongi KIR terbaru meski harus menghadapi resiko terkena tilang di perjalanan.

“Kami inginnya diberikan surat keterangan laik jalan dulu supaya tidak bermasalah di jalan,” tambah Marsudi.

Kepala UPTD PKB Dinas Perhubungan, Iwan Margani menyebut, peralatan uji rem kendaraan itu rusak setelah terendam genangan air hujan sebulan lalu.

Padahal, sedikitnya ada sekitar 40 kendaraan yang perlu mengurus uji KIR setiap harinya.

"Uji kendaraan bisa dilakukan di luar DIY, semisal numpang di Purworejo, Magelang, atau wilayah lain yang dekat. Dalam kondisi darurat, kami menawarkan kepada pemilik dokumen untuk numpang uji di daerah lain,” kata dia.

Alat yang rusak itu pernah diperbaiki oleh petugas DIshub namun kembali rusak. (*)

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help