TribunJogja/

Berpotensi Longsor, Tujuh Rumah Warga Gerbosari Direlokasi

Tujuh rumah itu terdiri atas empat kepala keluarga (KK) di Pedukuhan Jeruk serta tiga KK di Pedukuhan Manggis.

Berpotensi Longsor, Tujuh Rumah Warga Gerbosari Direlokasi
tribunjogja/rendika ferri k
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Tujuh rumah warga Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh akhirnya direlokasi ke tempat lain.

Hal ini menyusul bencana tanah longsor yang terjadi di perbukitan Pedukuhan Jeruk awal April lalu dan masih berpotensi bahaya hingga saat ini.

Dukuh Jeruk, Sarjono, mengatakan bahwa tujuh rumah itu terdiri atas empat kepala keluarga (KK) di Pedukuhan Jeruk serta tiga KK di Pedukuhan Manggis.

Tiga rumah warga di Manggis ini direlokasi terlebih dulu mengingat struktur rumahnya konvensional dari papan kayu dan bambu sehingga dinilai tidak cukup kokoh.

“Kalau yang di pedukuhan Jeruk itu sudah gedong (rumah cor permanen) jadi lebih kuat,” kata Sarjono, Minggu (4/6/2017).

Meski sejauh ini tak ada longsor, warga disebutnya tetap waspada ketika beraktivitas di bawah bukit persawahan tersebut.

Terutama, jika terlihat ada gerakan tanah dan aliran air ke titik rekahan. Adapun dua rumah di Jeruk yang tak lagi ditinggali hingga kini belum dihancurkan.

Hanya saja, komponen seperti daun pintu, jendela dan atap sudah diambil pemiliknya untuk dipasang ke rumah relokasinya.

“Warga Jeruk relokasinya ke tanah sendiri sedangkan warga Manggis bangun rumah di tanah orang,” kata Sarjono.

Di sisi lain, bantuan senilai Rp70 juta diberikan Bank BPD DIY untuk pembangunan rumah tujuh KK tersebut.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Bank BPD DIY Cabang Wates Christina Hariarsi saat safari tarawih di Masjid Adz Dzakirin, Dusun Clumprit, Gerbosari, Sabtu (3/6/2017) malam.

Diserahkan pula bantuan untuk pembangunan masjid, modal usaha dan bantuan insentif lainnya.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk memberi bantuan kepada saudara yang memang memerlukan. Ini jadi bagian dari pertanggungjawaban sosial Bank BPD DIY," ujarnya. (*)

Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help