Tak Ada Tanda-tanda Luka Kekerasan di Mayat yang Ditemukan di Saluran Air

Kepolisian sektor Kota Gede masih melakukan penyelidikan terkait ditemukannya sesosok mayat sebuah saluran air di RT 3 RW 1 Rejowinangun, Gedongkuning

Tak Ada Tanda-tanda Luka Kekerasan di Mayat yang Ditemukan di Saluran Air
tribunjogja/pradito rida pertana
Saluran air depan rumah warga yang menjadi tempat ditemukannya sesosok mayat tadi malam di daerah Rejowinangun, Gedongkuning, Kota Gede, Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian sektor Kota Gede masih melakukan penyelidikan terkait ditemukannya sesosok mayat sebuah saluran air di RT 3 RW 1 Rejowinangun, Gedongkuning, Kotagede, Yogyakarta, Rabu (31/5/2017) malam.

Panit II Reskrim Polsek Kotagede, Aiptu Supadi mengatakan, mayat yang ditemukan tadi malam bernama Suwandi (60), warga Sokowaten Banguntapan, Bantul.

Dari hasil pemeriksaan, tubuh jenazah berjenis laki-laki tersebut tidak didapati luka akibat kekerasan.

"Keterangan sementara dari medis tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan di tubuh mayat," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (1/6/2017) siang ini.

Lanjutnya, dari pihak keluarga almarhum Suwandi telah membuat surat penyataan yang berisi bahwa ikhlas dan menyatakan kejadian yang menimpa salah satu anggota keluarganya tersebut merupakan suatu kecelakaan.

"Dari keluarga tidak mau visum dan sudah menerima apa adanya, mereka sudah membuat surat pernyataan bahwa ikhlas, namun kami tetap melakukan penyelidikan," ucapnya.

Ia menambahkan, saat ditemukan mayat mengalami luka di dahi dan di bagian tengkuk leher.

Untuk itu pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengetahui penyebab almarhum Suwandi mendapat luka tersebut. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved