TribunJogja/

Beruntungnya Berpuasa, Hasil Riset Sebutkan Terapi Puasa Percepat Penyembuhan Penyakit

Upaya penyembuhan secara medis disertai dengan terapi puasa hasilnya lebih baik dan cepat.

Beruntungnya Berpuasa, Hasil Riset Sebutkan Terapi Puasa Percepat Penyembuhan Penyakit
www.fimadani.com
Ilustrasi: Puasa 

TRIBUNJOGJA.COM – Puasa selain untuk beribadah ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan termasuk untuk penyembuhan penyakit.

Hal tersebut ternyata dilakukan di negara-negara barat, yaitu menjalani perawatan medis dengan terapi puasa.

Terapi puasa tersebut kini ternyata banyak diminati dan cukup populer di Eropa dan AS.

Pada sebuah klinik di dekat Pyrmont, Jerman, Dr. Otto Buchinger telah menyembuhkan banyak pasien dengan terapi puasa selama 2 - 4 minggu di samping upaya medis.

Konon mereka lebih cepat sembuh dan segar kembali, baik fisik maupun mental, juga lebih bergairah hidup.

Yang disembuhkan itu antara lain penyakit pembuluh darah dan jantung, diabetes, insomnia, depresi, ginjal, tumor atau kanker, obesitas, juga rematik.

Bahkan seorang dokter, Dr. Yuli Nekolar, dari Moscow Institute of Psychiatry melaporkan hasil risetnya: upaya penyembuhan secara medis disertai dengan terapi puasa hasilnya lebih baik dan cepat. Begitu juga yang dijalankan oleh Klinik Health Spa di AS.

Makanan yang tertelan akan mengalami proses metabolisme, sehingga, sesuai dengan fungsinya, bisa dimanfaatkan sel-sel tubuh demi kelangsungan hidupnya.

Tetapi, proses  metabolisme ini selalu menghasilkan sejumlah zat sisa (sampah dari tubuh),  misalnya ureum, radikal bebas, atau lainnya yang harus dibuang oleh tubuh, karena bersifat racun.

Dengan berpuasa, terjadilah semacam  proses pencucian, selain pembentukan zat-zat sisa juga jadi berkurang. Hasilnya, sel-sel tubuh jadi lebih segar atau muda kembali.

Halaman
12
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help