TribunJogja/

Ramadan 1438 H

Tips Mengatur Waktu Tidur Selama Puasa Agar Tubuh Tetap Bisa Cukup Istirahat

Untuk itu, Andreas menyarankan untuk memajukan waktu tidur di malam hari menjadi lebih cepat.

Tips Mengatur Waktu Tidur Selama Puasa Agar Tubuh Tetap Bisa Cukup Istirahat
simonWinall
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Selama bulan Ramadhan, waktu tidur manusia usia dewasa berkurang.

Dengan adanya waktu sahur dan persiapannya, sulit untuk bisa mencapai waktu tidur tujuh jam yang direkomendasikan.

Dokter Andreas Prasadja, RPSGT praktisi kesehatan tidur dari Snoring and Sleep Disorder Clinic mengatakan, berkurangnya waktu tidur selama bulan puasa tidak dapat dihindarkan.

Akan tetapi, yang dapat dilakukan adalah meminimalkan kekurangannya.

Untuk itu, Andreas menyarankan untuk memajukan waktu tidur di malam hari menjadi lebih cepat.

Misalnya, jika terbiasa tidur pukul 23.00, cobalah tidur pukul 21.00 agar dapat sahur pukul 03.00.

"Majukan jam tidur (jadi) pukul 20.00 atau pukul 21.00. Apalagi kalau ibu-ibu yang mesti mempersiapkan sahur dan sebagainya, disarankan untuk memajukan jam tidurnya," kata Andreas saat dihubungi, Senin (29/5/2017).

Namun, bila anda harus bekerja hingga larut malam, Andreas menghimbau agar menggunakan waktu istirahat yang tersisa untuk tidur.

Selepas sahur dan salat subuh misalnya, jika masih memungkinkan, gunakan waktu tidur sebelum kembali bekerja.

"Sampai kantor pagi, silahkan tidur. Istirahat makan siang kan enggak makan, habis salat tidur dulu sehingga begitu kita bangun, kita mendapatkan segala manfaat tidur. Performa kembali, semangat, energi kembali," kata Andreas.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help