TribunJogja/

Berkas Kasus Pungli Manisrenggo Belum Rampung

Hingga saat ini, Polres Klaten masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Berkas Kasus Pungli Manisrenggo Belum Rampung
Bhayangkara News
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJO.COM, KLATEN - Meski sudah genap satu bulan penetapan Camat Manisrenggo, Purnomo Hadi sebagai tersangka dan sejumlah alat bukti telah dikantongi, Polrea Klaten masih belum merampungkan berkas kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Kecamatan Manisrenggo.

Hingga saat ini, Polres Klaten masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Klaten, Iptu Prawoto mengatakan saat ini sudah ada 110 orang saksi dari unsur masyarakat. Pihaknya juga mengklaim sudah mengantongi sejumlah alat bukti yang kuat.

"Saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, masih ada yang perlu ditambah. Untuk alat bukti sudah cukup," ungkapnya saat dihubungi, Senin (29/5/2017).

Tepat pada 29 April 2017, penyidik Polres Klaten menetapkan Camat Manisrenggo, Purnomo Hadi sebagai tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) 27 April lalu. Dalam operasi tersebut, Purnomo menerima uang dari warga yang diduga merupakan pungutan atas pengurusan adminitrasi pertanahan di ruang Camat Manisrenggo.

Meski sudah ada alat bukti yang kuat dan keterangan 110 saksi, hingga saat ini berkas kasus dugaan pungli layanan adminitrasi pertanahan di Manisrenggo itu belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten atau P21. Prawoto berdalih dalam kasus korupsi termasuk pungli, pemeriksaan yang dilakukan berbeda dengan kasus kriminal pada umumnya.

"Prosesnya memang lama, masih dibutuhkan tambahan keterangan saksi," katanya menjelaskan.

Ditanya terkait adanya kemungkinan tersangka baru, Prawoto mengatakan belum mengarah ke sana. Pihaknya masih berkutat pada kasus yang menjerat Purnomo Hadi sebagai tersangka.

"Saat ini masih dirampungkan yang ini (kasus Purnomo Hadi). Belum mengarah ke sana," ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help