TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Sudah Jatuh Dihajar Warga Pula, Pencuri Ini Tewas Setelah Dihakimi Massa

Warga yang disulut emosi dan sudah menunggu di bawah langsung menangkap menangkap dan menghajar tersangka.

Sudah Jatuh Dihajar Warga Pula, Pencuri Ini Tewas Setelah Dihakimi Massa
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang pelaku pencurian tewas setelah tiga hari menjalani perawatan medis.

Pelaku mendapatkan luka-luka setelah jatuh dari atap rumah korbannya di wilayah Mlati. Warga yang mengetahui itu kemudian menghakiminya.

Adalah AN (20) warga Kuncen, Yogyakarta bersama temannya mencuri dompet dan ponsel milik Iswatun Khasanah (20) warga Sidomulyo, Bantul yang kos di Pogung lor, awal pekan ini.

Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu mengatakan aksi pelaku kepergok korbannya yang langsung berteriak minta tolong. Saat itu korban melihat pelaku keluar dari kamarnya.

Teriakan korban membangunkan pemilik kos dan langsung melakukan pengejaran dengan bantuan warga setempat. Untuk menghindari kejaran massa, tersangka memanjat hingga atap rumah.

Namun ternyata pijakan genting tidak kuat dan pecah, mengakibatkan NA terjatuh dari ketinggian.

Warga yang disulut emosi dan sudah menunggu di bawah langsung menangkap menangkap dan menghajar tersangka. Sementara tersangka lainnya melarikan diri.

"Saat pihak kepolisian datang, pelaku sudah parah kondisinya karena sudah terjatuh dari genting dan di pukuli massa, sehingga harus dirawat di ICU. Setelah tiga hari mendapat perawatan dia meninggal dunia," ungkap Kapolsek, Sabtu (20/5/2017).

Dalam kesempatan itu Yugi menyatakan bahwa apapun alasannya tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan. Jasad pelaku pencurian saat ini juga sudah dimakamkan setelah diserahkan ke pihak keluarga.

"Saat ini kasus pencurian ini masih kami tangani. Kami juga memburu teman tersangka yang berhasil melarikan diri saat kejadian," tutupnya. (*)

Penulis: nto
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help