TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Jalur Cino Mati Terlarang Bagi Pemudik

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada ruas jalan yang mengalami kemacetan dan jalur alternatif disarankan untuk dilalui guna mengurangi kecelakaan.

Jalur Cino Mati Terlarang Bagi Pemudik
tribunjogja/pradito rida pertana
Jalur Cinomati, Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jalur Cino Mati yang menghubungkan Kecamatan Pleret dan Dlingo di Kabupaten Bantul tidak direkomendasikan untuk dilewati oleh pemudik atau wisatawan luar Bantul.

Ini dikarenakan jalur tersebut sangat curam dan berbahaya.

"Cinomati memang jalur alternatif, namun kita menghimbau yang dari luar daerah baik pemudik atau wisatawan untuk tidak melewatinya. Kecuali yang sudah hafal, seperti wisatawan dari Bantul," ujar Aris Suharyanta, Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Jumat (19/5/2017).

Cino Mati adalah jalur yang bisa dilalui untuk menuju kawasan wisata Mangunan dan juga Gunungkidul. Kemarin, Dinas Perhubungan Bantul menggelar jumpa media terkait kesiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran untuk tahun ini.

Dinas Perhubungan sudah menyiapkan jalur-jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di jalur utama.

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada ruas jalan yang mengalami kemacetan dan jalur alternatif disarankan untuk dilalui guna mengurangi angka kecelakaan. Sedangkan untuk sarana rambu lalu lintas juga sudah dilengkapi.

Seperti jika jalan Wates, Ring Road Selatan dan jalan Wonosari terjadi kemacetan maka pemudik disarankan melalui outer Ring Road yang melewati Bantul. Yakni simpang sedayu yang nantinya bisa tembus simpang Sampaan Piyungan.

5-7 persen

Arus mudik pada tahun ini diprediksi akan naik 5 hingga 7 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Aris mengatakan itu juga diprediksi akan terjadi di Bantul.

Menurutnya itu terjadi karena semakin banyaknya pilihan masyarakat untuk mudik termasuk kepemilikan kendaraan pribadi yang terus naik. Sedangkan puncak prediksi pada H-3 dan H+4 Lebaran.

Terkait dengan kesiapan jalan, Aris mengatakan saat arus mudik nanti semua jalan yang masuk wilayah Bantul sudah bisa dilalui dan tidak ada pengerjaan yang belum usai.

Termasuk jalan Imogiri Timur yang saat ini masih dikerjakan dan belum selesai.

"Sudah selesai dan ranah provinsi (pengerjaan jalan imogiri timur), kemarin kita menanyakan sebelum lebaran sudah jadi. Sementara ruas Barongan Palbapang semua sudah selesai dan rambu rambu sudah disiapkan," katanya. (*)

Penulis: dnh
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help