TribunJogja/

Dinilai Kurang Efisien, Pojok Baca di Hayam Wuruk Ditarik

Pihaknya sangat menyayangkan atas dikembalikannya pojok baca tersebut yang baru saja disresmikan oleh Kemendikbud RI awal bulan lalu.

Dinilai Kurang Efisien, Pojok Baca di Hayam Wuruk Ditarik
tribunjogja/tris jumali
Suasana Pojok Baca di Halte Bus yang terletak di Jl. Hayam Wuruk, Yogyakarta, Jumat (19/5/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pada Jum'at (19/5/2017) siang, tidak terlihat adanya aktifitas membaca buku di Halte Bus yang terletak di Jl. Hayam Wuruk, Yogyakarta.

Pojok Baca yang diresmikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada awal bulan Mei lalu, saat ini sudah berhenti berfungsi.

Staf Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dian Ratnawati menerangkan, tidak adanya aktifitas baca di Shelter tersebut dikarenakan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) telah mengembalikan buku-buku bacaan ke pihak mereka.'

"Tidak ada konfirmasi sebelumnya, tiba-tiba Dishub langsung mengembalikan kepada kami" terangnya.

Pihaknya sangat menyayangkan atas dikembalikannya pojok baca tersebut yang baru saja disresmikan oleh Kemendikbud RI awal bulan lalu.

Bersamaan dengan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

"Sayang sekali, tau-tau langsung dikembalikan padahal baru di launching oleh Kemendikbud bersamaan dengan GIM dua minggu lalu," tuturnya.

Menurut keterangan yang didapatkan, penyebab dikembalikannya Pojok Buku dikarenakan kurang efisien kegiatan tersebut diletakkan di Shelter Hayam Wuruk yang mana hanya dilewati satu jalur Trans Jogja.

"Menurut mereka, Shelter yang ada di jalan Hayam Wuruk itu tidak efisien karena dilewati satu jalur (Trans Jogja) saja, kurang potensial lah, makanya Shalternya mau dijadikan Portabel jadi nggak mungkin Pojok Baca ditempatkan disitu," katanya.

Pihaknya disarankan, nantinya akan dipindahkan ke Shelter-shelter yang memiliki tingkat pengguna tinggi dan jalur-jalur Trans Jogja yang banyak serta potensial.

"Disarankan untuk dipindah ke Shalter depan SMP 5 Yogyakarta, karena tempatnya yang tepat dan potensial," kata Dian.

Dian menambahkan, pihaknya nantinya akan melaunching Pojok Baca dibeberapa tempat lainnya dan akan melebar ke shelter-shelter lain yang potensial.

"Rencana kita akan launching Pojok Baca ke beberapa tempat lainnya yang lebih banyak tingkat pengguna dan yang lebih potensial," lanjutnya. (*)

Penulis: trs
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help