TribunJogja/
Home »

DIY

58 Tower di Bantul Tak Berizin, 49 Tower Tak Jelas Pemiliknya

Tower yang belum berizin 58 dan sementara yang masih perlu diklarifikasi berjumlah 49 tower.

58 Tower di Bantul Tak Berizin, 49 Tower Tak Jelas Pemiliknya
net
menara telekomunikasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pendataan jumlah menara telekomunikasi atau tower ilegal di Kabupaten Bantul belum kunjung usai.

Ada pemilik menara yang tidak datang saat dipanggil Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bantul untuk melakukan klarifikasi.

Seperti diketahui pada awal pekan ini, ada pemanggilan pemilik dari 90 tower yang legalitasnya masih abu abu atau tidak jelas yang dipanggil Dinas Kominfo.

Namun tidak semua datang, ada 49 tower yang belum terklarifikasi dengan jelas.

"(Pemilik) tidak hadir, kami belum tahu alasannya. Hari ini (kemarin) dan Senin (pekan depan) akan kita konfirmasi via telepon ke penyedia yang tidak hadir," ujar Kepala Dinas Kominfo Bantul, Nugroho Eko Setyanto, Jumat (19/5/2017) kemarin.

Sehingga hingga kemarin data yang didapatkan adalah dari total 351 tower yang ada di Bantul, yang diketahui berizin berjumlah 244 tower.

Tower yang belum berizin 58 dan sementara yang masih perlu diklarifikasi berjumlah 49 tower.

Sementara diketahui 58 tower yang tidak memiliki izin disebut Nugroho masih dalam proses pembangunan.

58 tower itu dimiliki oleh dua penyedia menara yang berasal dari luar Bantul. Dinas Kominfo melayangkan surat namun ternyata bukan surat peringatan (SP) 1.

"Untuk 58 menara yang belum berijin, beberapa waktu yang lalu sudah kami kirimi surat untuk segera mengurus ijin serta menghentikan pembangunan yang dilakukan," ujarnya.

Sementara itu ditanya soal 49 menara yang pemiliknya masih belum dikonfirmasi, jika kedepan tetap tidak bisa dikonfirmasi maka akan ditempuh langkah lanjutan.

Termasuk menempuh langkah sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang ada di Bantul.

"Kita akan koordinasikan dengan tim Wasdal (pengawasan dan pengendalian) untuk kita tempuh langkah sesuai perda," tegas Nugroho.

Sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul, Hermawan Setiaji siap untuk menindak tower ilegal sesuai dengan regulasi yang ada.

Namun Sat Pol PP masih menunggu proses yang dilakukan di Dinas Kominfo, Sat Pol PP adalah bagian dari Tim Wasdal. (*)

Penulis: dnh
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help