TribunJogja/

Pelajar Yogyakarta Gelar Aksi Kebhinnekaan

Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas baik negeri dan swasta se-DIY berkumpul di Ballroom Tugu Edu Hostel, Yogyakarta.

Pelajar Yogyakarta Gelar Aksi Kebhinnekaan
Tribun Jogja/Pradito Rida Pertana
Prof Ahmad Syafii Maarif memberi sambutan dalam acara Aksi Kebinekaan Pelajar Jogja bersama MAARIF Institute dan Cameo Project di Edu Hostel Yogyakarta, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas baik negeri dan swasta se-DIY berkumpul di Ballroom Tugu Edu Hostel, Yogyakarta.

Mereka berkumpul dalam gelaran Aksi Kebhinnekaan Pelajar Jogja bersama Maarif Institute dan Cameo Project, Jumat (19/5/2017) ini.

Fajar Riza Ul Haq, Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam sambutannya mengatakan, Kemendikbud RI ingin memberdayakan generasi muda melalui konten positif dan berujung kepada dampak sosial yang luar biasa hebatnya.

"Kita percaya dengan teknologi internet yang punya dampak besar dalam menyuarakan suatu hal, untuk itu saya dari Kementrian Pendidikan mengharap dengan acara ini anak-anak jaman sekarang sekarang dapat membuat video berkonten positif dan berisi tentang kebinekaan," katanya.

Sambutan dilanjutkan oleh Prof Ahmad Syafii Maarif, pendiri Maarif Institute, dalam sambutannya ia menuturkan, Indonesia tercinta ini yang sudah berusia 72 tahun dilihat dari segi paradaban dan segi moral tidak begitu bagus.

Menurutnya untuk permasalahan politik masih disampaikan dengan hujatan bukan dengan suatu hal yang positif.

"Politik sekarang tunamoral dan peradaban, kita kekurangan jumlah negarawan. Banyak saat ini yang tidak menjadikan Pancasila sebagai pedoman membangun bangsa, dengan acara ini mudah-mudahan berguna bagi mereka untuk membangun wawasan berbangsa, membela nilai Pancasila, dan melawan semua kenderungan yang merusak bangsa," jelasnya.

Usai sambutan tersebut, Prof Ahmad Syafii Maarif, memberikan bingkisan kepada beberapa peserta. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help