TribunJogja/

Awal Jumpa di Tepi Sungai, Pasangan yang Mengidap Gangguan Jiwa "Begituan" di Semak-semak

Warga memergoki pasangan tersebut tengah berhubungan seks di semak-semak yang berada tidak jauh dari Islamic Center.

Awal Jumpa di Tepi Sungai, Pasangan yang Mengidap Gangguan Jiwa
merdeka.com
Ilustrasi: mesum 

TRIBUNJOGJA.COM, SAMARINDA - Warga di sekitar kawasan Islamic Center, dibuat geram dengan tingkah laku pasangan yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Pasalnya, sekitar pukul 11.00 wita, Kamis (18/5/2017), warga memergoki pasangan tersebut tengah berhubungan seks di semak-semak yang berada tidak jauh dari Islamic Center.

Beruntung, anggota kepolisian yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Bugis, atas nama Brigpol Dede Sumarna, yang kebetulan lewat langsung mengamankan keduanya menuju Polresta Samarinda.

"Saya kebetulan lewat, tiba-tiba lihat ada keramaian warga. Setelah mendapat penjelasan, langsung saya bawa ke Polres, guna menghindari amukan warga," Ungkapnya, Kamis (18/5/2017).

Dari informasi yang dihimpun, awalnya keduanya bertemu di tepian sungai Mahakam, jalan Slamet Riyadi.

Lalu si pria bernama Sumiansyah (60), warga jalan Tarmidi, yang sehari-hari bekerja sebagai seorang sopir angkot itu, mengajak korban bernisial SD (25) ke sekitar Islamic Center, tempat pelaku menyetubuhi korban.

"Awalnya mereka bertemu di tepian Mahakam, dan dari informasi warga, mereka sempat berhubungan badan, lalu diamankan warga," tuturnya.

Lanjut dia menjelaskan, dari keterangan korban, tersangka melakukan paksaan terhadap korban untuk berhubungan badan.

"Kata korban dia dipaksa. Namun saat ini keduanya tengah menjalani pemeriksaan di Polres," Ungkap Brigpol Dede. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help