TribunJogja/

Apresiasi Langkah Pemkot Bisa Bebaskan Denda Tunggakan PBB

Warga yang sempat memprotes tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang janggal sedikit bernafas lega dengan kebijakan pemerintah kota (Pemkot).

Apresiasi Langkah Pemkot Bisa Bebaskan Denda Tunggakan PBB
saibumi.com
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga yang sempat memprotes tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang janggal sedikit bernafas lega dengan kebijakan pemerintah kota (Pemkot).

Pemkot menghapus denda dan juga memberikan keringanan pembayaran tunggakan dengan mengangsur.

Warga juga berharap pendataan PBB akan lebih baik dan tidak terjadi carut marut yang mengorbankan rakyat kecil.

“Kami mengapresiasi kebijakan pemerintah kota jika berencana akan menghapus denda, atau menghapus tunggakan PBB, atau memberi keringanan pada warga dalam bentuk apapun, “ ujar Hendro S, salah satu warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo kepada Tribun Jogja, Jumat (19/5/2017).

Menurut Hendro, kebijakan tersebut menandakan perhatian pemkot dalam merespon keluhan warga,  sekaligus berupaya memberikan solusinya.

Dia menyebutkan, protes warga dan juga keluhan terkait tunggakan yang tiba-tiba harus dibayarkan oleh warga adalah kegelisahan.

Warga, sebutnya, mempertanyakan bagaimana angka tersebut muncul dalam rentang waktu yang lama.

Sehingga, warga menilai ada kejanggalan dalam penagihan tersebut.

Namun, dengan rencana kebijakan tersebut menandakan Pemkot memahami dan memaklumi kesulitan ekonomi warganya banyak yang terlambat atau menunggak pajak PBB.

“Artinya pemkot memahami bahwa keterlambatan atau tunggakan bukan disebabkan warga menyepelekan pembayaran pajak, tetapi disebabkan oleh kemampuan ekonomi semata,” ujarnya.

Hanya dia juga berharap pendataan dari penerimaan pajak dari warga harus benar-benar dicatat dengan baik.

Sehingga, tidak ada persoalan lagi ke depannya. Hal itu pun perlu diikuti dengan updating basis data yang baik agar tidak semakin carut marut dalam mengelola pajak warga. (tribunjogja.com)

Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help