TribunJogja/
Home »

Jawa

Kurangi Angka Pengangguran Lewat Job Fair VI 2017

Agenda bursa kerja secara rutin diselenggarakan, dengan tujuan untuk mewujudkan sinergitas dalam penyelenggaraan penempatan tenaga kerja.

Kurangi Angka Pengangguran Lewat Job Fair VI 2017
tribunjogja/azka ramadhan
Para pencari kerja memadati Gedung Tribakti, Kota Magelang, dalam agenda Job Fair VI 2017, selama dua hari berturut-turut, pada Selasa (16/5/2017) dan Rabu (17/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Para pencari kerja berbondong-bondong memadati Job Fair VI 2017, yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, selama dua hari berturut-turut, pada Selasa (16/5/17) dan Rabu (17/5/17), di Gedung Tribakti Magelang.

Kepala Disnaker Kota Magelang, Tony Agus Prijono menyampaikan, bahwa dalam Job Fair VI 2017 ini ada kurang lebih 50 perusahaan, yang ikut bergabung.

Yakni, 31 perusahaan dari Kota Magelang, kemudian 19 perusahaan asal luar daerah.

"Sedikitnya, ada 1905 lowongan kerja yang tersedia dalam kesempatan ini," ujarnya.

Menurut Tony, agenda bursa kerja secara rutin diselenggarakan, dengan tujuan untuk mewujudkan sinergitas dalam penyelenggaraan penempatan tenaga kerja, antara pemerintah, swasta dan masyarakat, sekaligus meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja.

"Tentunya, juga sebagai upaya pengurangan angka pengangguran, serta terpenuhinya kebutuhan dunia usaha atau industri, akan tenaga kerja yang berkualitas, sesuai dengan kualifikasi jabatan," cetusnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana pertemuan langsung antara para pencari kerja, dengan pengguna tenaga kerja, di samping sebagai pelaksanaan salah satu fungsi dari pelayanan penempatan tenaga kerja.

"Tidak bisa dipungkiri, terselenggaranya Job Fair ini tak bisa dilepaskan dari partisipasi aktif para pengusaha, serta instansi teknis atau sektor terkait, yang dapat menyerap persediaan tenaga kerja," katanya.

Lanjut Windarti, adanya lowongan bagi tenaga kerja, merupakan indikator pertumbuhan di bidang ekonomi, baik di sektor pemerintahan, maupun dunia usaha swasta lainnya.

Terlebih, pertumbuhan ekonomi di dunia usaha swasta, terutama sector riil, merupakan tumpuan penyerapan tenaga kerja.

"Pemerintah daerah senantiasa memfasilitasi dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta berpihak pada usaha swasta yang banyak menyerap tenaga kerja. Kami juga menjamin keamanan investor-investor yang berinvestasi di Kota Magelang," cetusnya.

Oleh sebab itu, orang nomor dua di Kota Magelang itu menilai penyelenggaraan Job Fair VI 2017 sudah tepat dan strategis, guna memberi peluang informasi kepada para pencari kerja. (*)

Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help