TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Sempat Terjadi Kekurangan Soal UN SD di Sleman

Dari total sekolah tersebut 519 menyelenggarakan ujian secara mandiri dan 16 sekolah bergabung dengan sekolah lain.

Sempat Terjadi Kekurangan Soal UN SD di Sleman
tribunjogja/jihadakbar
ujian nasional. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meskipun sempat terjadi kekurangan soal untuk Ujian Nasional (UN) SD, namun secara umum penyelenggaraan UN di Sleman berjalan lancar.

Sigapnya sekolah melaporkan kekurangan soal menjadi langkah penanganan untuk mengatasi masalah tersebut.

Sebanyak 14.983 siswa dari 535 SD/MI di Kabupaten Sleman mulai melaksanakan Ujian Nasional (UN), Senin (15/5/2017).

Dari total sekolah tersebut 519 menyelenggarakan ujian secara mandiri dan 16 sekolah bergabung dengan sekolah lain.

Dalam pantauan yang dilakukan Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Arif Haryono pada hari kedua pelaksanaan UN yakni Selasa (16/5/2017) di 3 SD yaitu SD Negeri Tlacap, SD Negeri Mlati 1, dan SD Negeri Jongkang, pelaksanaan UN terpantau lancar.

Hanya saja, pada pelaksanaan UN hari pertama sempat terjadi kekurangan lembar soal di 4 SD di Kecamatan Ngemplak dan hari kedua pantauan ada pula kekurangan lembar soal.

Namun menurut Arif kendala tersebut dapat diatasi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan UN.

“Kemarin kekurangan lembar soal di 4 sekolah dua sampai tiga lembar soal. Di hari kedua ini ada kekurangan lembar jawab. Kendala tersebut bisa langsung diatasi karena pihak sekolah langsung laporan ke Pokja kemudian baik lembar soal maupun lembar jawab kemudian pihak sekolah mengambil lembar soal dari sekolah terdekat, sehingga tidak menghambat jalannya ujian,” kata Arif. (*)

Penulis: toa
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help