TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Pakem Didorong Menjadi Sentra Penghasil Sayur

Bupati dalam sambutannya mendukung komitmen masyarakat Kecamatan Pakem untuk menjadikan wilayahnya sebagai sentra penghasil sayur.

Pakem Didorong Menjadi Sentra Penghasil Sayur
Tribun Jogja, Amalia Nurul Fathonaty
Kelompok PKK Kecamatan Pakem, Sleman menerima sebanyak 10.000 bibit cabai dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Yogyakarta. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Sleman yang ke-101, UPT Balai Penyuluhan Pertanian dan Peternakan (BP4) wilayah V Sleman mengadakan Gelar Potensi.

Dalam kesempatan ini, kecamatan Pakem didorong sebagai sentra penghasil sayuran.

Gelar Potensi UPT BP4 wilayah V Kabupaten Sleman 2017 telah dibuka oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo bertempat di kantor UPT BP4 wilayah V Kecamatan Pakem, Selasa (16/5/2017).

Selain memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-101, acara sekaligus memberikan sarana informasi kepada Kelompok Tani dan Kelompok Ternak di Kecamatan Pakem dan Turi.

Bupati dalam sambutannya mendukung komitmen masyarakat Kecamatan Pakem untuk menjadikan wilayahnya sebagai sentra penghasil sayur.

Menurutnya sayur relatif lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan makanan pokok.

"Saya dukung program itu, bagus sekali. Karena sayur itu kan perawatannya lebih mudah daripada padi, dan panennya juga cepat,” kata Bupati.

Di kesempatan yang sama, Camat Pakem, Siti Wahyu Purwaningsih mengungkapkan, Kecamatan Pakem memiliki program penanaman sejuta pohon, sayuran, buah dan Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Pihaknya berharap Kecamatan Pakem bisa menjadi lumbung pangan terutama sayur-sayuran.

“Kalau di Kecamatan Moyudan dan Minggir menjadi lumbung pangan dengan potensi padinya, mungkin kita di potensi sayurnya,” ujar Siti.

Acara Gelar Potensi UPT BP4 wilayah V Kabupaten Sleman tahun 2017 tersebut berlangsung selama tiga hari pada 16-18 Mei 2017.

Selain diikuti sekitar 50 stand berisi produk karya pertanian, ada pula parade produk unggulan lokal pertanian, pangan dan perikanan se-Kecamatan Pakem dan Turi, dan berbagai perlombaan. (*)

Penulis: toa
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help