TribunJogja/

Mulut Pria yang Ditemukan Meninggal di Tugu Elang Jawa Mengeluarkan Darah

Sesosok mayat ditemukan di Jalan Paingan (Jalan Stadion), Maguwoharjo, Sleman tepatnya di dekat patung elang sekitar Stadion Maguwoharjo

Mulut Pria yang Ditemukan Meninggal di Tugu Elang Jawa Mengeluarkan Darah
ist
Sesosok mayat ditemukan di Jalan Paingan (Jalan Stadion), Maguwoharjo, Sleman tepatnya di dekat patung elang sekitar Stadion Maguwoharjo, Selasa (16/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sesosok mayat ditemukan di Jalan Paingan (Jalan Stadion), Maguwoharjo, Sleman tepatnya di dekat patung elang sekitar Stadion Maguwoharjo, Selasa (16/5/2017).

Yudi Mulyanto (18), seorang saksi mengatakan, awalnya sekitar pukul 04.00 dinihari dirinya tengah memanasi sepeda motornya untuk mengantar belanjaan ke warung.

"Tiba-tiba ada orang pakai motor Scoopy datang dan ngomong bahwa ada kecelakaan dan orangnya tergeletak di dekat patung. Saya kemudian ke sana dengan mas-mas tadi," katanya.

Warga dan pengguna jalan yang melintas di jalan Stadion, arah ke stadion Maguwoharjo, Sleman digegerkan oleh keberadaan sesosok mayat.
Warga dan pengguna jalan yang melintas di jalan Stadion, arah ke stadion Maguwoharjo, Sleman digegerkan oleh keberadaan sesosok mayat. (Facebook/ICJ/Muhammad Nashiruddin Hasan)

Lanjutnya, ia dan pengendara Scoopy tersebut mendapati seseorang tergeletak dengan posisi tengkurap menghadap utara dan sepeda motor di sebelah timur dengan posisi rubuh.

Saat itu mesin sepeda motor korban masih menyala.

Baca: REALTIME NEWS: Warga Geger oleh Penemuan Mayat Pria di Dekat Tugu Elang Jawa, Maguwoharjo

Baca: Motor dan Dompet Pria yang Ditemukan Meninggal di Sekitar Tugu Elang Jawa Raib

"Posisinya tengkurap pakai helm dan mulutnya berdarah. Sikut kirinya juga luka. Motor olinya bocor, saya mematikan sepeda motor dan meminggirkannya. Motornya Vario 125 putih platnya lupa tapi depannya KB," jelasnya.

Ia menambahkan, dirinya dan pengendara motor Sccopy tadi tidak berani menyentuh korban.

Ia lantas mencoba mencari bantuan namun tidak ada pengendara yang mau berhenti.

Akhirnya pengendara Scoopy meminta tolong temannya untuk memanggil polisi.

"Sekitar jam 5 pagi polisi datang dan menutupi mayat itu. Datang juga petugas medis yang memeriksa mayat," pungkasnya. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help