TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Bank Indonesia Siap Dukung Kampung Flory melalui Green House

Lembaga ini aktif mendukung perkembangan pariwisata satu di antaranya melalui dukungan terhadap desa wisata.

Bank Indonesia Siap Dukung Kampung Flory melalui Green House
Logo Bank Indonesia 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Perkembangan dunia pariwisata di DIY tak lepas dari dukungan dari berbagai pihak termasuk Bank Indonesia (BI).

Lembaga ini aktif mendukung perkembangan pariwisata satu di antaranya melalui dukungan terhadap desa wisata.

Yang terbaru, BI DIY mendukung pengembangan Kampung Flory dengan potensi kebun bibitnya dengan menyumbangkan green house atau rumah kaca.

Kepala Perwakilan BI DIY, Budi Hanoto mengatakan, BI aktif mendukung pertumbuhan ekonomi di Sleman. Ada dua UMKM unggulan dan satu program pengendalian inflasi yang didukung oleh BI.

Kemudian, yang terbaru adalah Kampung Flory di desa Jugang-Pangukan, Tridadi, Sleman yang didukung oleh BI yang terus mendapatkan dukungan baik dana, teknis maupun pembinaan.

"Di Sleman kami mendukung perkembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat desa untuk memaksimalkan potensi desanya," kata Budi di sela Kunjungan Bersama Bupati Sleman, Kepala Perwakilan BI DIY dan Wakil Ketua DPRD DIY ke Kampung Flory, Selasa (16/5/2016).

Untuk dukungan terhadap Kampung Flory, BI pun menurut Budi juga akan melihat potensi yang ada di sini. Salah satunya adalah kebiasaan warga untuk memenuhi pekarangannya dengan bibit tanaman hias, buah maupun sayuran.

Potensi ini ditangkap pemuda setempat dengan mengembangkannya menjadi sentra bibit tanaman.

Desa wisata ini di samping menyediakan berbagai bibit tanaman hias dan buah juga menyediakan wisata edukatif pertanian berupa museum tani, dan memberikan kesempatan kepada siswa sekolah kejuruan di jurusan pertanian untuk magang dan belajar.

"Karenanya, kami berencana akan memberikan bantuan berupa green house untuk mendukung pengembangan potensi yang ada. Harapannya di sini bisa menjadi tujuan wisata, budidaya, perbanyakan, dan pembibitan tanaman. Untuk itu rohnya tetap tanaman hias. Selain itu ada restoran dan wahana outbond yang bisa dikembangkan pula," ungkapnya. (*)

Penulis: toa
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help