TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Uniknya Nyadran di Padukuhan Plalangan

Dalam acara tersebut diselenggarakan pula kirab dengan enam buah gunungan yang berisi tumpeng dan ingkung, serta satu buah gunungan replika Alquran.

Uniknya Nyadran di Padukuhan Plalangan
tribunjogja/arfiansyah panji purnandaru
Arak-arakan gunungan dalam budaya Nyadran di Padukuhan Plalangan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Minggu (14/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan masyarakat berkumpul di salah satu makam di Padukuhan Plalangan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Minggu (14/5/2017).

Duduk bersila, dari muda hingga tua khusyuk memanjatkan doa kepadaNYA. Begitulah suasana yang tergambar dari tradisi nyadran di padukuhan yang memiliki enam RT tersebut.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, prosesi nyadran kali ini lebih meriah.

Dalam acara tersebut diselenggarakan pula kirab dengan enam buah gunungan yang berisi tumpeng dan ingkung, serta satu buah gunungan replika Alquran.

Replika Al-quran turut diarak dalam budaya Nyadran di Padukuhan Plalangan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Minggu (14/5/2017).
Replika Al-quran turut diarak dalam budaya Nyadran di Padukuhan Plalangan, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Minggu (14/5/2017). (tribunjogja/arfiansyah panji purnandaru)

Keliling kampung dengan rute masjid menuju makam, ratusan orang tumpah ruang.

Tidak hanya itu, pada pagi harinya sebanyak 43 tumpeng dan ingkung yang dibuat warga secara sukarela turut memeriahkan acara kenduri bersama.

Selain menyambut bulan Ramadan, acara kali ini juga sebagai pembuka menuju merti dusun yang akan digelar September mendatang.

Jamaludin Dukuh Plalangan menjelaskan upacara adat dan nyadran warga masyarakat Plalangan ini memiliki konsep menggabungkan budaya Jawa dan agama untuk disatukan.

Oleh karenanya, keduanya diwakili oleh tumpeng dan replika Alquran.

Halaman
12
Penulis: app
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help