TribunJogja/

Daihatsu Dress-Up Challenge 2017 Hadir di Jogja

Daihatsu Dress-up Challenge merupakan gelaran kompetisi modifikasi mobil-mobil Daihatsu, ajang ini resmi menggantikan Sirion Dress-up Challenge.

Daihatsu Dress-Up Challenge 2017 Hadir di Jogja
tribunjogja/victor mahrizal
Model berpose dengan Daihatsu Copen yang telah dimodifikasi dalam ajang Indonesian Auto Modified (IAM) MBtech sekaligus Daihatsu Dress-up Challenge 2017 di Jogja Expo Center, 14-15 Mei 2017. Sebanyak 110 mobil ditampilkan dalam ajang tersebut. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daihatsu Dress-up Challenge 2017, akhirnya singgah di Kota Yogyakarta.

Acara yang menyatu dengan Indonesian Auto Modified (IAM) MBtech 2017 di Jogja Expo Center (JEC) pada 13- 14 Mei 2017 ini berhasil memikat para modifikator Kota Gudeg.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons yang sangat baik dari masyarakat Indonesia, khususnya sahabat pengguna Daihatsu. Di usia ke-110 tahun, Daihatsu membuktikan bahwa mobil-mobilnya merupakan kendaraan yang sporty, stylish, dan nyaman dikendarai," ujar Vice President PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Tetsuo Miura, Minggu (14/5/2017).

Daihatsu Dress-up Challenge merupakan gelaran kompetisi modifikasi mobil-mobil Daihatsu, ajang ini resmi menggantikan Sirion Dress-up Challenge yang telah digelar sejak 2013 silam, sehingga mulai tahun ini seluruh mobil Daihatsu bisa mengikutinya.

Promotion Departement Head PT ADM Eko Priyanto menjelaskan penilaian Daihatsu Dress-up Challenge dibagi tujuh kategori, yaitu penampilan secara keseluruhan, eksterior, pengecatan, performa dan mesin, bagian bawah mobil, interior, serta car Audio & Video.

"Daihatsu Dress-up Challenge ini merupakan ajang kompetisi modifikasi mobil-mobil Daihatsu dengan tetap memberikan perhatian pada aspek keamanan dan kenyamanan pengendara," jelasnya.

Regional Head Jawa Tengah PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation David Gunawan menambahkan ajang modifikasi ini sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna Daihatsu yang cenderung kreatif untuk mendandani mobil kesayangannya dan para modifikator ini terus berkembang.

"Ajang ini terutama membidik pasar anak muda. Mereka suka berkreasi sehingga pasar otomotif pun tumbuh. Harapannya dapat menaikkan brand image yang pada akhirnya meningkatkan penjualan," harapnya. (*)

Penulis: vim
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help