TribunJogja/

Kalahkan Master Tai Chi, Petarung MMA Tantang Satu-satu Jagoan Bela Diri Tradisional China

petarung MMA asal Beijing mengeluarkan tantangan kepada siapa saja master bela diri Tradisional China yang berani duel melawan dirinya.

Kalahkan Master Tai Chi, Petarung MMA Tantang Satu-satu Jagoan Bela Diri Tradisional China
via Shanghaiist
Xu Xiaodong versus Wei Lei, pendiri Sekolah "Thunder style" Tai Chi 

TRIBUNJOGJA.COM - Xu Xiaodong (38) petarung MMA asal Beijing mengeluarkan tantangan kepada siapa saja master bela diri Tradisional China yang berani duel melawan dirinya.

Dilansir laman berita China, shanghaiist, tantangan itu dilontarkan setelah video Xu mengalahkan Wei Lei, pendiri Sekolah "Thunder style" Tai Chi viral di media sosial.

Xu Xiaodong, petarung MMA yang dikenal pengemarnya dengan sebutan Madman itu, memang berhasil membuat pendiri "Thunder style" Tai Chi tak berdaya.

Baca: [VIDEO] Duel Tai Chi Master versus Petarung MMA, 10 Detik Langsung Tumbang

Aksi sesumbar Xu pun memancing para jagoan seni bela diri tradisional China, untuk menjaga kehormatan ilmu bela diri tradisional China.

Xu diketahui sudah memposting di akun Weibo, pada pertandingan nanti semua di perbolehkan.

Dia juga membual mampu menghadapi dua atau tiga master sekaligus.

Madman tak menampik dirinya bisa saja kalah, bisa kalah, namun dia tetap tak gentar.

Menariknya, sejumlah pakar bela diri tradisional Tiongkok tampaknya bakal meladeni demi mempertahankan kehormatan dan disiplin atas tantangan Xu.

Satu diantara penantang adalah Lu Xing, Presiden Sekolah "pushing hands" Sichuan Tai Chi, yang mengatakan siap untuk memberi Xu pelajaran.

"Kata-katanya menghina. Saya menantangnya agar dia bisa mengerti tentang Tai Chi dan seni bela diri tradisional yang sebenarnya, "kata Lu.

Namun, tidak semua orang begitu percaya dengan peluang Lu.

Sementara netizen di China berharap seseorang bisa mengalahkan Xu dan mempermalukannya.

Disisi lain, ada yang memuji keberanian petarung MMA. (*)

Penulis: iwe
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help