TribunJogja/

72 Atlet Ikuti Liga Tenis Meja Indonesia U-21

Liga ini memiliki posisi strategis dalam penjaringan talenta baru di cabang olah raga tenis meja.

72 Atlet Ikuti Liga Tenis Meja Indonesia U-21
Tribun Jogja/Arfiansyah Panji Purnandaru
Tenis meja. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 72 atlet berebut gelar juara dalam Liga Tenis Meja Indonesia U-21 di Gedung Olah Raga (GOR) Gelarsena Klaten.

Pertandingan ini akan berlangsung mulai 1-3 Mei ini.

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), Oegroseno mengatakan liga ini memiliki posisi strategis dalam penjaringan talenta baru di cabang olah raga tenis meja.

Sehingga diharapkan munculnya wajah baru yang akan membawa nama Indonesia dikancah internasional melalui tenis meja.

"Liga Tenis Meja Indonesia U-21 merupakan bagian dari upaya mencari atlet-atlet berprestasi. Saya yakni diantara para atlet yang mengambil bagian dalam liga ini layak untuk dipromosikan menjadi atlet tenis meja dunia," ungkapnya saat membuka liga, Senin (1/5/2017).

Ia juga berharap liga ini dapat menjadi motivasi bagi atlet tenis meja muda untuk terus mengasah kemampuan diri dan mengukir prestasi. Sehingga terus berusaha dan tidak puas hanya dengan kemampuan saat ini.

"Seluruh atlet tenis meja di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjadi juara dunia. Ingat, tenis meja bukan hanya milik China dan Hongkong, bisa jadi dari liga di Klaten nilah lahirlah sang juara dunia," ujarnya.

Dalam liga tersebut, 72 atlet dari 12 klub tenis meja dari berbagai daerah mengambil empat nomor yang dipertandingkan. Antara lain beregu senior putra maupun putri, serta tunggal senior putra dan putri. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help