TribunJogja/

Viral Medsos

Sosok Mulia Itu Bernama Mbah Mamen, Kesabaran dan Ketangguhannya Sungguh Bikin Menitikkan Air Mata

Meskipun hidup serba kekurangan, pantang bagi Mbah Mamen utk meminta-minta (mengemis), selagi masih diberi kesehatan oleh Allah

Sosok Mulia Itu Bernama Mbah Mamen, Kesabaran dan Ketangguhannya Sungguh Bikin Menitikkan Air Mata
Instagram/ @ketimbang.ngemis.purbalingga
Dari berjualan permen dan rokok, Sarimun hanya bisa membeli satu bungkus nasi rames yang harus dibagi dua dengan sang istri. 

TRIBUNJOGJA.COM - Beberapa orang lebih memilih menjalani pekerjaan dengan penghasilan tak seberapa, dibanding hanya sekadar berpangku tangan.

Bahkan, usia yang sudah renta juga tak menghalangi mereka untuk tetap bekerja.

Ini dilakukan oleh seorang pria tua bernama Sarimun di Purbalingga, Jawa Tengah. Sehari-harinya, pria berusia 76 tahun itu berjualan permen dan rokok di pusat kota Purbalingga.

Dengan mengayuh sepeda tuanya, Sarimun berangkat dari sepetak ruangan yang ia tempati bersama sang istri di Desa Karang Kabur, Kecamatan Padamara, sambil membawa permen dan rokok.

Kondisi Sarimun dan istrinya Kalem (75) yang memprihatinkan, dibagikan oleh akun Instagram @ketimbang.ngemis.purbalingga.

Akun tersebut mengungkapkan, meskipun sudah berjualan seharian, tetapi bukan berarti semua barang dagangan Sarimun bisa habis terjual.

Paling banter, ia hanya mampu menjual tiga bungkus rokok dengan keuntungan Rp 6.000.

Dengan uang sebesar itu, Sarimun hanya bisa membeli nasi rames satu bungkus. Itupun harus ia bagi dengan sang istri yang sudah tak bisa lagi bekerja karena sakit.

Yang lebih miris, dalam sehari Sarimun dan istrinya hanya bisa makan satu kali. Terkecuali bila ada orang baik hati yang mau memberi mereka makan.

Ini menyebabkan pria yang akrab disapa mbah Mamen itu menderita sakit maag, karena itu telah berlangsung cukup lama.

Halaman
123
Penulis: say
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help