TribunJogja/

Sambaran Petir Akhiri Kebersamaan Sepasang Kakek-Nenek untuk Selamanya

Sepasang suami istri, Jasroni (62), dan Iyem (59) di Desa Mungkung Kecamatan Kalikajar, Wonosobo mengalami nasib tragis karena tersambar petir.

Sambaran Petir Akhiri Kebersamaan Sepasang Kakek-Nenek untuk Selamanya
Mike Killian via EPOD.usra.edu
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, WONOSOBO - Sepasang suami istri, Jasroni (62), dan Iyem (59) di Desa Mungkung Kecamatan Kalikajar, Wonosobo mengalami nasib tragis karena tersambar petir.

Mereka sehari-hari bekerja sebagai petani.

Nahasnya, akibat insiden itu, Jasroni (62) harus meregang nyawa. Sedangkan istrinya, Iyem (59) mengalami luka.

Kades Mungkung, Amin Kurnianto, mengungkapkan kronologi kejadian itu.

Mulanya, sekitar pukul 14.00 WIB, kedua korban sedang bertani di ladang. Di sela aktivitas mereka, hujan tiba-tiba datang mengguyur.

Baca: 11 Pendaki Gunung Prau Tersambar Petir saat Asyik Main Ponsel

Mereka segera masuk ke gubug di sudut ladang untuk berteduh. Meski terlindungi dari air hujan, mereka tak selamat dari sambaran petir yang menggelegar.

Keduanya terkapar. Jasroni langsung tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal di tempat.

Iyem masih tersadar, namun pesakitan karena sebagian tubuhnya terbakar.

"Warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengevakuasi mereka agar mendapatkan pertolongan," katanya, Rabu (26/4).

Baca: Seorang Kakek Bunuh Istrinya Diduga karena Cemburu

Halaman
123
Editor: dik
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help