Ini Loh Alasannya Kenapa Memotret di SPBU Dilarang

arangan untuk tidak bermain handphone (HP) atau memotret menggunakan kamera sering kali terpampang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Ini Loh Alasannya Kenapa Memotret di SPBU Dilarang
Tribun Kaltim
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Larangan untuk tidak bermain handphone (HP) atau memotret menggunakan kamera sering kali terpampang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kabar yang paling umum didengar adalah dikhawatirkan akan terjadi kebakaran.

Namun apakah benar HP, kamera ataupun alat elektronik lainnya memang dapat menyebabkan kebakaran di SPBU?

Seperti dikutip dari diskusi di forum fotografer.net, alat-alat elektronik termasuk HP dan kamera adalah non EX/IS equipment (Explossion proof/Intrinsinc safe).

Alat-alat tersebut dapat menghasilkan percikan kecil.

Untuk HP, peluang ini dapat muncul karena adanya gelombang micro.

Ledakan atau percikan api dikhawatirkan muncul, karena area SPBU memiliki kemungkinan muncul gas/uap dari bahan bakar yang sedang diisikan ke kendaraan bermotor.

Untuk dapat menggunakan alat-alat tersebut, perlu menggunakan portable gas detector dan surat izin, demi menghindari kemunculan uap bahan bakar yang bisa datang secara tiba-tiba.

Alasan lain yang menjadi dasar adalah adanya kemungkinan percikan dari baterai HP yang bisa memicu api. Itupun kemungkinannya cukup kecil.

Sebagaimana dikutip dari Verizon Wireless, sebenarnya belum ada bukti yang menguatkan bahwa alat elektronik tersebut dapat memicu kebakaran.

Namun untuk mencegah kebakaran, peraturan agar tidak menggunakan alat elektronik termasuk kamera, kemudian diterapkan. (tribunjogja.com)

Penulis: say
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help