TribunJogja/
Home »

Jawa

Ibu, Anak, dan Ponakan Tewas Tertabrak Kereta Api, Terseret 100 Meter

Sejumlah warga ada yang menolong petugas kepolisian mencari potongan tubuh korban. Ada pula sekedar menyaksikan proses pengevakuasian.

Ibu, Anak, dan Ponakan Tewas Tertabrak Kereta Api, Terseret 100 Meter
tribunjateng
Ratusan warga memadati lokasi kecelakaan pemotor tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang, Gembongsari, Tambakrejo, Gayamsari, Jumat (21/4/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Tiga orang tewas tertabrak kereta api penumpang di kawasan Gembongsari RT 7 RW 7 Tambakrejo, Gayamsari, Jumat (21/4/2017) pukul 09.00 WIB.

Mereka adalah Masrekhah (45), Andika (7), dan Yusuf (5). Warga Pondok RT 2 RW 9, Tambakrejo, Gayamsari.

"Para korban masih satu keluarga. Terdiri dari ibu, anak dan ponakan," ujar saksi mata, Wakijan (51).

Ketua RW 7 Kelurahan Tambakrejo itu mengatakan para korban mengendarai sepeda motor. Melaju dari arah barat-timur.

Sebelum melintas, korban sempat berhenti lantaran sinyal kereta berbunyi. Kereta yang melintas saat itu adalah kereta barang, dari arah Surabaya-Tawang.

"Mungkin korban tidak tahu kalau yang lewat itu kereta ganda. Setelah kereta barang melintas, dari arah sebaliknya melaju juga kereta penumpang," beber Wakijan.

Nahas, setelah kereta pertama melintas, korban langsung melajukan sepeda motor. Ia tak tahu kalau ada kereta kedua dari arah Tawang-Surabaya.

Para korban beserta sepeda motor pun terseret hingga 100 meter. Mereka meninggal seketika.

"Korban jemput anak dan ponakannya. Sekolahnya di TK Alfatah Terboyo. Yang anaknya itu teman satu kelas ponakan saya," ujarnya.

Hingga pukul 11.00 WIB, jenazah para korban masih tergeletak di rel. Warga setempat menutup jenazah tiga orang itu menggunakan lembaran koran.

Halaman
12
Editor: oda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help