Java Ethnic Artnival 2017 Digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta

Pada acara malam ini akan ditampilkan sejumlah kesenian tari dari Jawa Tengah.

Java Ethnic Artnival 2017 Digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
Tari Lawet dari Kebumen yang menjadi Tari Pembuka dalam gelaran Java Ethnic Artival 2017 di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Kamis (20/4/2017) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan orang berkumpul di area Monumen Serangan Umum 1 Maret  Yogyakarta, Kamis (20/4/2017).

Mereka adalah pengunjung yang menyaksikan Java Ethnic Artnival (JEA) 2017, yang digelar oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Jawa Tengah (IKPM Jateng).

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua IKPM Jateng, Amirudin, yang mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari upaya memperkenalkan budaya Jawa Tengah di Yogyakarta.

Pada acara malam ini akan ditampilkan sejumlah kesenian tari dari Jawa Tengah.

"Pelajar dan mahasiswa Jateng yang ada di Yogya banyak, dan ini sekalian menjadi temu kangen para mahasiswa dan pelajar di Yogya," katanya.

Ia berharap kegiatan ini bisa dinikmati oleh pengunjung dan penonton yang datang menyaksikan acara ini.

Tari Lawet dari Kebumen menjadi tari pembuka pada acara tersebut.

Iqbal Kholil Rahman selaku ketua panitia acara menuturkan, kegiatan ini akan berlangsung sampai pukul 23.00 WIB.

"Acara ini digelar selama dua hari, hari ini dan besok Jumat, untuk besok acara akan menampilkan fashion show baju adat dan batik Jawa Tengah," ucapnya. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help