Dishub DIY Gelar Lomba Desain Becak Kreatif Jogja Istimewa

Dishub DIY mencoba mengangkat kembali citra moda transportasi lokal di DIY dengan menggelar lomba desain becak Jogja Istimewa.

Dishub DIY Gelar Lomba Desain Becak Kreatif Jogja Istimewa
TRIBUNJOGJA.COM/Hasan Sakri Ghozali
ASET WISATA - Sejumlah wisatawan asing menaiki becak saat melintas di jalan Kompol Bambang Suprapto, Kota Yogyakarta, Senin (16/4/2012). Keberadaan moda transportasi tradisional seperti becak merupakan aset daya tarik wisata terutama untuk wisatawan asing. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Citra moda transportasi lokal di DIY, khususnya becak kayuh, akhir-akhir ini mulai meredup.

Menyikapi hal itu Dinas Perhubungan DIY mencoba mengangkat kembali citra moda transportasi lokal di DIY dengan menggelar lomba desain becak Jogja Istimewa.

Lomba yang diadakan ini mengacu pada Perda No. 5 Tahun 2016 tentang Moda Transportasi tradisional becak dan andong yang mana memiliki visi untuk melestarikan becak Yogya tidak hanya sebagai moda transportasi, namun juga sebuah warisan budaya yang memiliki filosofi kearifan lokal Yogya.

Selain itu, melalui lomba ini diharapkan pariwisata DIY bisa terdongkrak, karena dengan menampilkan becak Yogya yang lebih menarik dan atraktif namun tetap nyaman dikendarai, becak Yogya sangat potensial menjadi salah satu ikon baru pariwisata DIY.

"Kreasi desain harus kreatif, unik, dan mengandung nilai filosofis kearifan lokal Yogya. Namun bidang desain harus tetap mengacu pada bentuk becak kayuh tradisional Yogya. Artinya para peserta tidak mengubah bentuk asli becak kayuh Yogya namun hanya mendesain tampilan visual (menghias) becak saja," ucap Erwin Istiawan selaku Kepala kantor pengendalian LLAJ Dishub DIY.

"Desain juga tidak diperbolehkan mengandung sara, provokasi, dan pornografi, dan jangan lupa bubuhkan logo Dinas Perhubungan DIY dan logo Jogja Istimewa pada bagian desain," imbuhnya, Kamis (20/4/2017).

Penulis: sis
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help