TribunJogja/

Dekanat Saintek UIN Sunan Kalijaga Beri Arahan kepada Mahasiswa Bidikmisi

Mahasiswa program Bidikmisi seharusnya bersyukur. Wujud syukur ini bisa dilakukan dengan menjalankan kuliah dan belajar sebaik-baiknya.

Dekanat Saintek UIN Sunan Kalijaga Beri Arahan kepada Mahasiswa Bidikmisi
sekolahpascasarjana.com
Ilustasi: Beasiswa 

TRIBUNJOGJA.COM - Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Murtono M.Si. mengatakan, beasiswa Bidikmisi merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap anak-anak Indonesia yang berprestasi, yang secara ekonomi tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Banyak yang mengharapkan untuk bisa memperoleh beasiswa ini, karena disamping memperoleh dana yang besar untuk kuliah, bahkan yang bisa mengelolaanya bisa untuk membeli buku- buku literatur dan living cost, mereka yang bisa masuk seleksi berarti masuk dalam kategori cerdas yang menjadi contoh generasi muda Indonesia. 

Maka, mahasiswa program Bidikmisi seharusnya bersyukur. Wujud syukur ini bisa dilakukan dengan menjalankan kuliah  dan belajar sebaik-baiknya.

Menggunakan dana beasiswa semata-mata untuk kemajuan belajar dan berjuang untuk berprestasi.

Hal tersebut disampaikan Dr. Murtono di hadapan para mahasiswa program Bidikmisi tahun 2016 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga, bertempat di Ruang Teatrikal kampus setempat, Selasa, 18 / 4 / 2017. 

Lebih lanjut disampaikan, Mahasiswa Program Bidikmisi masuk dalam generasi muda yang diistimewakan oleh negara.

Mereka hendaknya  memiliki rasa tanggungjawab terhadap masa depan Indonesia/menjadi pioneer-pioneer pembangunan. 

Maka selama kuliah harus bisa menunjukkan prestasi akademik  dan non-akademik.

Dibuktikan dengan IPK yang terus meningkat, aktif dalam kegiatan-kegiatan keorganisasian mahasiswa, pengembangan akademik, dan mengasah prestasi dari minat dan bakatnya, demikian harap Dr. Murtono.

Wakil Dekan III (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), Dr. M. Ja’far Luthfi menyampaikan, seleksi masuk UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekarang semakin sulit, karena peminatnya  dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sehingga seleksinya semakin ketat.

Halaman
123
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help