50 Kasus Leptospirosis Menyebar di Tujuh Kecamatan di Gunungkidul

Hingga kini sudah tercatat sebanyak 50 kasus Leptospirosis yang tersebar di tujuh wilayah Kecamatan di Gunungkidul.

50 Kasus Leptospirosis Menyebar di Tujuh Kecamatan di Gunungkidul
sehataja.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penyakit Leptospirosis atau dikenal dengan penyakit kencing tikus masih menjadi momok di wilayah Gunungkidul.

Hingga kini sudah tercatat sebanyak 50 kasus Leptospirosis yang tersebar di tujuh wilayah Kecamatan di Gunungkidul.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Zoonensis, Dinas Kesehatan Gunungkidul Yudo Hendratmo.

Penyebaran Leptospirosis tersebar di tujuh kecamatan, meliputi Kecamatan Patuk, Gedangsari, Ngilpar, Ngawen, Semanu, Ponjong dan Semin.

Pihaknya pun terus melakukan upaya antisipasi terhadap tingginya penyebaran penyakit yang menular dari hewan tersebut.

Salah satunya dengan menyebarkan surat edaran kewaspadaan leptospirosis ke tujuh wilayah kecamatan yang terdampak.

"Kasus Leptospirosis masih tinggi selama beberapa waktu ini. Untuk itu kami kirimkan surat edaran tentang kewaspadaan leptospirosis ke kecamatan, puskesmas hingga desa," ujar Yudo, Kamis (20/4/2017).

Dalam surat edaran yang diberikan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

"Pencegahan yang paling penting dari masyarakat sendiri, mereka harus tetap menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya tersebut," ujar Yudo. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help