TribunJogja/

PT KAI Daops 6 Yogyakarta Tangkap Empat Pencopet yang Beraksi dalam Sehari

Penangkapan empat pencopet ini salah satunya adalah berkat dari closed circuit television (cctv) yang dipasang di stasiun

PT KAI Daops 6 Yogyakarta Tangkap Empat Pencopet yang Beraksi dalam Sehari
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya empat kasus pencopetan berhasil diungkap oleh PT Kereta Api daerah operasional (Daop) VI, Rabu (19/4/2017).

Penangkapan empat pencopet ini salah satunya adalah berkat dari closed circuit television (cctv) yang dipasang di stasiun.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, menjelaskan empat copet yang ditangkap ini diamankan dari stasiun Lempuyangan, Tugu dan Stasiun Solo.

Dua di antaranya ditangkap di Yogyakarta dan dua lainnya di Solo.

"Kami meminta para penumpang untuk tetap waspada. Tindak kriminalitas akan meningkat jelang puasa dan Lebaran," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan cctv sangat membantu pengungkapan kejahatan di kompleks stasiun kereta api.

Pasalnya, salah satu pencopet terpergok saat berkat rekaman cctv di stasiun Lempuyangan. Sementara, satu copet lainnya tertangkap basah saat beraksi di kereta Prambanan Ekspres (Prameks).

Dia menambahkan, untuk cctv sudah dipasang sebanyak 26 buah di stasiun Lempuyangan dan Tugu. 10 dipasang di Lempuyangan dan 16 buah dipasang di stasiun Tugu.

Eko menambahkan, pengawasan keamanan di setiap stasiun pun sudah cukup ketat.

Pihaknya sejauh ini telah menyiagakan petugas keamanan untuk menjaga barang penumpang.

Selain itu, polisi khusus kereta api (polsuska) pun telah siaga setiap saat untuk mengamankan kompleks stasiun dan kereta api. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help