TribunJogja/

Perpanjangan Batas Pengosongan Lahan Bandara Harus Sepersetujuan Menteri

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tak kunjung mendapatkan balasan dari pihak PT Angkasa Pura 1 atas kepastian usulan tersebut.

Perpanjangan Batas Pengosongan Lahan Bandara Harus Sepersetujuan Menteri
jogjainvest.jogjaprov.go.id
Masterplan bandara baru Yogyakarta di Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Kejelasan usulan perpanjangan batas waktu pengosongan lahan pembangunan bandara di Temon hingga kini belum menemukan titik terang.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tak kunjung mendapatkan balasan dari pihak PT Angkasa Pura 1 atas kepastian usulan tersebut.

Usulan tersebut memang diajukan Pemkab Kulonprogo lantaran pembangunan hunian relokasi bagiw arga terdampak diprediksi tidak akan selesai tepat waktu pada 10 Mei 2017 sesuai kesepakatan batas waktu dengan PT AP 1.

Maka itu, Pemkab mengusulkan agar batas waktu pengosongan lahan itu dimundurkan hingga 31 Juli mendatang sehingga masih ada waktu bagi warga untuk menyelesaikan hunian barunya sebelum hengkang dari lahan yang sudah dibebaskan untuk megaproyek tersebut.

Namun begitu, menurut Humas Proyek Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA), Gani Wijaya, pengubahan jadwal tak bisa asal dilakukan begitu saja.

Pasalnya, hal ini terkait dengan rangkaian panjang proyek pembangunan bandara yang ditargetkan segera beroperasi melayani penerbangan pada 2019 nanti seperti yang diucapkan Presiden Joko WIdodo saat groundbreaking Januari lalu.

Jika ada rangkaian yang molor, tentu akan berimbas kepada progress pekerjaan pembangunan lainnya.

“Ini bukan hal mudah. Persoalan ini saya kira harus sampai ke tingkat menteri karena sebelumnya kan sudah ada janji beroperasi 2019 kepada Presiden,” kata Gani, Selasa (18/4).

Tim proyek pembangunan NYIA sendiri mengaku akan mengirimkan surat usulan dari Pemkab kepada kantor pusat di Jakarta untuk selanjutnya dikonsultasikan ke tingkat kementerian.

Adapun megaproyek bandara Kulonprogo ini sendiri telah sampai pada tahap lelang di Jakarta.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help