TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Inilah Kondisi Korban Kecelakaan Depan Bandara dan Pengakuan Kru Bus

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor yamaha vega no.pol AB 2733 SH dengan Bis Eka no.pol S 7359 US.

Inilah Kondisi Korban Kecelakaan Depan Bandara dan Pengakuan Kru Bus
Facebook/IKKJ
Sepeda motor bernopol AB 2733 SH hancur tidak berbentuk. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satu orang tewas dan satu orang lagi luka berat dalam kecelakaan yang melibatkan bis Eka dengan sepeda motor, Rabu (19/4/2017) pagi tadi.

Korban meninggal dunia bernama Ferry Heimbach (52) warga Maguwo yang mengalami luka parah di kepala, sedangkan satu korban luka bernama Umar Bukhori (40) seorang dokter islam asal Jawa Timur yang menderita cedera di bagian kepalanya.

Baca: Korban Meninggal, Kecelakaan Depan Bandara Dilimpahkan ke Polres Sleman

Kanit Laka Polres Sleman, Iptu Eryda Kusumah mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 04.20 WIB di Jalan Solo KM.9 tepatnya, simpang tiga airport Adi Sucipto.

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor yamaha vega no.pol AB 2733 SH dengan Bis Eka no.pol S 7359 US.

"Semula korban dengan sepeda motornya melaju dari arah selatan ke utara dari airport, sesampai di tengah datang Bus Eka yang melaju dari arah timur ke barat, dikarenakan tidak bisa menguasai kendaraan maka terjadi benturan atar kedua kendaraan tersebut," jelasnya.

Lanjutnya, untuk kerugian materi sendiri sekitar RP. 10 juta.

Bodi bis samping kanan mengalami kerusakan dan kaca bagian depan dan samping kiri pecah, sedangkan sepeda motor mengalami rusak berat.

Heli Astudi (21), kru bis Eka menjelaskan, kejadian itu terjadi saat subuh dan jalanan masih sepi, saat kejadian itu ada sebuah sepeda motor tba-tiba akan menyeberang ke arah timur.

"Mau menyeberang kaya gak niat nyebrang, sopir sudah tidak sempat ngerem karena jaraknya dekat sekali, sopir banting nganan untuk menghindari tapi malah sepeda motornya digas ke arah bis," jelasnya.

Setelah kejadian bis hampir naik ke trotoar pembatas jalan karena kehilangan kendali.

"Ban bis pecah dan bagian kiri bis hampir terangkat lalu dibanting ke kiri dan menabrak tiang listrik, karena kehilangan kendali setelah itu bis menabrak lampu pembatas dan berhenti di depan Kantor Imigrasi," pungkasnya. (*)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help